Berita Populer

Berita Terbaru

NUNUKAN

SEBUKU, MP  – Tim Penggerak PKK Kecamatan Sebuku melaksanakan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Program Unggulan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana, Peduli Stunting, Menuju PHBS, Peduli KIA, Kesehatan PUS dan Keluarga Sehat Berkualitas oleh Pokja IV di Desa Bebanas Jum’at (10/07/2026)

Ketau TP. PKK Kecamatan Sebuku Irawati yang mengkoordinir langsung giat Pembinaan Peningkatan Kapasitas Program Unggulan tersebut yang bekerja sama dengan tenaga Kesehatan dari Puskesmas Pembeliangan

Program yang diterapkan ini bertujuan untuk mewujudkan individu Keluarga dan masyarakat yang tanggap dan Tangguh terhadap berbagai bentuk bencana maka melalui gerakan ini diharapkan setiap Keluarga memiliki Kewaspadaan terhadap resiko bencana, mendorong Keluarga agar mampu menjaga kelestarian lingkungan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kepedulian Kesehatan Penanganan masalah kesehatan Keluarga seperti Pencegahan Stunting dan Kepedulian terhadap Kesehatan Ibu dan Anak

Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan kesehatan anak2 serta foto bersama para kader2 PKK dan tenaga Kesehatan Puskesmas Pembeliangan

NUNUKAN TIMUR, MP – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan bersama Puskesmas Nunukan Timur dan Pemerintah Kelurahan Nunukan Timur melaksanakan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di RT 19, Kelurahan Nunukan Timur, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun komitmen masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Camat Nunukan, Bau Syahril, menyampaikan bahwa pelaksanaan Germas merupakan langkah bersama untuk memperkuat penerapan PHBS melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Nunukan Timur, TP PKK Kecamatan Nunukan, Camat Nunukan beserta jajaran, TP PKK Kelurahan Nunukan Timur, Lurah Nunukan Timur, serta seluruh unsur lintas sektor yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, peserta mendapatkan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Kelurahan Nunukan Timur, Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan mental anak di era digital yang disampaikan oleh narasumber seorang psikolog pilia hamesya nutog,S.Psi,M.Psi.

Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis kepada rumah tangga yang telah menerapkan PHBS, sekaligus pemasangan stiker Rumah Tangga Ber-PHBS sebagai bentuk apresiasi kepada keluarga yang telah menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan sertai dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada peserta yang hadir.

Pada kesempatan yang sama juga diberikan penghargaan Juara II Posyandu Berprestasi dan Kader Posyandu Berprestasi bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Nunukan kepada Posyandu Manggis dan ibu kader Haji Sakka atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Panitia juga membagikan doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menyukseskan kegiatan Germas. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan PHBS serta menjadikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas.(**)

Tulin Onsoi, MP – Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos menyerap langsung aspirasi masyarakat 10 desa di Kecamatan Tulin Onsoi terkait permasalahan lahan dan status kawasan hutan. Kegiatan ini digelar di Kantor Kecamatan Tulin Onsoi pada Rabu, (08/07/2026).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi kepada Ketua BPD dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tulin Onsoi yang telah hadir dan menyampaikan dokumen usulan.

“Kami sangat menghormati dan memuliakan Bapak Ketua BPD dan Bapak Ibu Kepala Desa 10 Desa di Kecamatan Tulin Onsoi. Dokumen yang dilampirkan dalam usulan ini sudah kami terima dan akan kami tindaklanjuti,” ujar Wabup.

Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Daerah telah melakukan kajian dan analisis terhadap usulan masyarakat. Kajian tersebut dilakukan dari sisi yuridis dan administratif.

“Analisis kami berpedoman pada norma tertinggi negara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Putusan Mahkamah Konstitusi. Secara teknis kami juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 dan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup juga menyinggung soal penetapan kawasan hutan di Kalimantan Utara. Ia menyebut bahwa penetapan awal mengacu pada SK Menteri Kehutanan Nomor 718 Tahun 2014 yang ditetapkan pada masa transisi Kaltim ke Kaltara.

“Saat ini kita sedang melakukan harmonisasi dan sinkronisasi data. Kita tahu menyusun Rencana Tata Ruang itu butuh waktu. Saat ini Kabupaten Nunukan baru bisa menyelesaikan RDTR untuk 1 kecamatan,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Wabup berkomitmen akan mengawal usulan dari 10 desa di Tulin Onsoi ini melalui mekanisme yang ada. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kepastian hukum atas lahan yang sudah dikelola selama ini.

“Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat. Proses ini memang tidak cepat, tapi ini demi kepastian hukum untuk kita semua,” pungkas Wabup.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tulin Onsoi Kristoforus Baleke, SE, Forkopimcam Tulin Onsoi, Para Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat.

Scroll to Top