JAKARTA, MP – Nasib dan jalan hidup seseorang memang tidak ada yang bisa menebak. George Desmond Kamurasi, pria yang bertahun-tahun jatuh bangun mengamankan gawang di kompetisi kasta bawah (Non-League) Inggris, kini harus bersiap menukar sarung tangannya dengan mahkota sungguhan.
Dari Kapten SE Dons Menjadi Omukuma
Kapten klub SE Dons berusia 36 tahun asal London tersebut secara mengejutkan terpilih sebagai Omukama atau Raja Tooro di Uganda, menggantikan sepupunya, Raja Oyo, yang baru saja berpulang.
Melansir dari ESPN, 15 dari 18 anggota komite suksesi kerajaan Tooro yang hadir memilih Kamurasi pada hari Jumat. Pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan setelah pemakaman Oyo akhir pekan ini.
Kamurasi atau yang lebih dikenal dengan “Big G” itu belum berkomentar secara terbuka tentang terpilihnya sebagai Raja Tooro di Uganda.
Kiper 198 cm ini telah menjadi figur penting di SE Dons, yang didirikan pada tahun 2014 oleh rapper Inggris Don Strapzy dan awalnya mendapatkan banyak pengikut melalui YouTube sebelum memasuki piramida sepak bola Inggris.
Kamurasi sering tampil dalam konten media sosial klub dan dikenal karena menyampaikan pidato yang penuh semangat, seringkali dengan kata-kata kasar, kepada rekan-rekan setimnya sebelum pertandingan.
SE Dons menikmati musim pertama mereka di Piala FA dan mengalahkan Erith Town 2-0 pada hari Sabtu untuk mencapai babak kualifikasi kedua.
Komitmen sepak bola Kamurasi tentu bakal diuji dengan peristiwa seputar suksesi kerajaan. Pemakaman Oyo yang naik tahta pada tahun 1995 pada usia tiga tahun dijadwalkan akan berlangsung di Uganda akhir pekan ini, ketika SE Dons juga dijadwalkan untuk menghadapi Greenways di babak kualifikasi kedua Piala FA.
Sebagai informasi Uganda diperintah oleh presiden dan parlemen terpilih, tetapi negara yang berada di Afrika Timur ini memiliki beberapa kerajaan tradisional dan masih mempertahankan pengaruh budaya yang signifikan meskipun tidak memiliki kekuasaan politik.(**)





