TULIN ONSOI, MP – Suasana duka dan penuh haru menyelimuti prosesi pemakaman secara dinas almarhum Marianus Daton Buran, S.Ag, seorang guru SMK Negeri 1 Tulin Onsoi yang telah berpulang. Prosesi penghormatan terakhir tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tulin Onsoi, para murid SMK Negeri 1 Tulin Onsoi, masyarakat sekitar, serta pihak keluarga.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa atas kepergian almarhum yang selama hidupnya telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan SMK Negeri 1 Tulin Onsoi.
Camat Tulin Onsoi turut hadir dalam prosesi pemakaman tersebut sebagai bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah kecamatan kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara dan rekan-rekan sejawat dari PGRI juga mencerminkan kuatnya rasa persaudaraan dan solidaritas di antara insan pendidik.
Momen penghormatan terakhir semakin terasa haru dengan kehadiran para murid SMK Negeri 1 Tulin Onsoi. Kehadiran mereka menjadi gambaran rasa kehilangan dari lingkungan sekolah atas berpulangnya salah satu tenaga pendidik yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka.
Pemakaman secara dinas ini bukan sekadar prosesi penghantaran jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, dan jasa almarhum selama menjalankan tugas sebagai seorang pendidik.
Kepergian almarhum Marianus Daton Buran, S.Ag, tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, para murid, serta masyarakat yang mengenalnya. Namun, pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan selama menjalani tugas di dunia pendidikan akan tetap menjadi bagian dari kenangan dan penghormatan bagi mereka yang pernah mengenalnya.
Selamat jalan, Bapak Marianus Daton Buran, S.Ag. Terima kasih atas segala pengabdian dan dedikasi dalam mencerdaskan generasi bangsa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.(**)





