JAKARTA, MP – Tak ada cabang olahraga panjat tebing di SEA Games 2027. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menilai keputusan ini mengganggu program pembinaan mereka.
Komite Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) menetapkan 43 cabang olahraga (cabor) dengan 473 nomor pertandingan, di mana panjat tebing tidak masuk di dalamnya.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena selama Indonesia selalu berjaya di dua SEA Games yang mempertandingkan panjat tebing. Tahun 2011, Indonesia berhasil meraup sembilan medali emas dari 10 nomor yang dilombakan.
Sedangkan dua tahun lalu, Indonesia menyabet 4 medali emas dari enam nomor lomba. Menariknya tahun lalu, atlet-atlet muda yang berjaya.
Ardana Cikal Damarwulan dan Alma Ariella Tsany yang meraih medali emas nomor lead putra dan putri masih masuk dalam kelompok umur U-17. Antasyafi Robby Al Hilmi dan Puja Lestari yang menyabet emas nomor speed perorangan putra dan putri juga masih masuk dalam kelompok umur U-19.
Bagi FPTI, SEA Games adalah ajang unjuk kekuatan atlet muda agar lebih siap melanjutkan tonggak prestasi yang diraih para seniornya di Asian Games serta Olimpiade.
Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro menyebut, prestasi yang diraih atlet tidak lahir serta merta, melainkan dari latihan keras yang terprogram dengan baik.
“Selain itu, kompetisi berkualitas di dalam negeri juga menjadi penentu,” ujar Pristiawan dalam keterangan resmi.
Nomor speed memang masih menjadi unggulan karena berhasil merajai di setiap gelaran multi event: SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.
Namun, nomor lead dianggap mulai mengancam negara-negara raksasa. Keberhasilan Putra Tri Ramadani alias Srondeng menduduki peringkat dua World Climbing Series 2026 adalah buktinya.
Oleh karena itu, dengan dihapusnya cabor panjat tebing dari SEA Games 2027, Indonesia bukan hanya kehilangan potensi medali emas, tapi jug fase penempaan atlet muda untuk naik ke level yang lebih tinggi.
“Ini bukan soal untung rugi bagi panjat tebing, yang pasti perolehan medali Indonesia akan berkurang tanpa cabor panjat tebing di SEA Games 2027,” pungkas Pristiawan.(**)





