Yoga Ardika Tambah Perunggu, Teqball Indonesia Berpeluang Raih Medali Lagi di Asian Games 2026

JAKARTA, MP – Indonesia kembali menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang olahraga teqball. Yoga Ardika Putra menyumbangkan medali perunggu dari nomor tunggal putra  pada Minggu, 20 September 2026 pagi WIB.

Medali tersebut menjadi perunggu kedua Indonesia pada hari yang sama setelah Seraf Naro Siregar lebih dulu meraih medali dari nomor men’s changquan cabang wushu.

Yoga melewati perjalanan panjang sebelum memastikan tempat di podium. Pada laga pertama fase grup B, Yoga berhasil mengalahkan wakil Vietnam, Truong Giang Ba dengan skor 7-12, 12-11, dan 12-8.

Ia kemudian kembali menang atas wakil Laos, Alisa, dengan skor 12-5 dan 12-6 untuk melaju ke babak perempat final.

Sumaya Berpeluang Tambah Medali

Peluang Indonesia menambah medali dari teqball masih terbuka melalui Sumaya di nomor tunggal putri. Atlet asal Riau itu berhasil melaju ke final setelah mengalahkan wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, pada semifinal yang berlangsung di Higashi Sports Center, Nagoya, Aichi, Sabtu, 19 September 2026 pagi.

Sumaya harus mengawali pertandingan dengan kekalahan pada set pertama. Ia takluk 7-12 dari Dsouza yang berstatus sebagai juara Grup A.

Namun, Sumaya mampu bangkit pada dua set berikutnya. Ia memenangkan set kedua dengan skor 12-9 sebelum mengunci kemenangan 12-7 pada set penentuan.

Hasil tersebut memastikan Sumaya melaju ke final. Dengan keberhasilannya menembus partai puncak, Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah medali dari cabang olahraga teqball.

Jika mampu memenangkan pertandingan final, Sumaya akan memberikan medali emas bagi Indonesia. Sementara itu, kekalahan di final tetap akan membuatnya meraih medali perak.

Ganda Putra Gagal Tambah Medali

Di nomor ganda putra, pasangan Husni Uba/La Ode Mardan gagal menambah koleksi medali Indonesia. Mereka kalah dari wakil Kuwait, Basel Ahmad/Abdulwahab Alqattan, dalam pertandingan perebutan medali perunggu.

Husni/La Ode sempat bangkit setelah kalah 5-12 pada set pertama. Mereka menyamakan kedudukan setelah menang 12-7 pada set kedua.

Namun, perjuangan pasangan Indonesia terhenti pada set penentuan. Husni/La Ode kalah tipis 10-12 dari pasangan Kuwait.

Meski demikian, Indonesia tetap mencatatkan sejarah melalui Yoga yang mempersembahkan medali teqball pertama di Asian Games. Kini, perhatian kembali tertuju kepada Sumaya yang masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali Merah Putih dari cabang olahraga tersebut.

(Muhammad Zaidan Rizky)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top