TANJUNG SELOR, MP – Sebanyak 712 pegiat olahraga tradisional dari 10 kecamatan se-Bulungan menyemarakkan ajang Tenguyun Fest 2026 yang dipusatkan di Kampus Universitas Kaltara, Tanjung Selor mulai 17 – 20 September 2026. Festival olahraga rekreasi ini digelar sebagai ajang pemanasan sekaligus pembuka dari seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor dan ke-66 Kabupaten Bulungan tahun 2026.
Pembukaan pada Kamis malam (17/9) dilakukan Bupati, Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Wakil Bupati, Kilat, A.Md serta Sekretaris Daerah, Risdianto, S.P, M.Si. Bupati menyampaikan terima kasih srta apresiasi kepada Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bulungan yang berkolaborasi bersama Universitas Kaltara serta sejumlah pihak terkait.
“Apresiasi luar biasa kami sampaikan kepada KORMI Bulungan yang mampu mengonsolidasikan organisasi ini hingga ke 10 kecamatan. Kehadiran para pegiat malam ini adalah bukti nyata kekuatan kebersamaan kita untuk mengolahragakan masyarakat dan melestarikan warisan leluhur,” ujar Bupati.
Dijelaskan, peringatan HUT Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan tahun ini mengusung tema besar “Melestarikan Budaya, Mantapkan Potensi Unggulan dan Bulungan Berkelanjutan”. Rangkaian acara resmi dijadwalkan berlangsung mulai 7 hingga 21 Oktober 2026 di berbagai lokasi strategis. Agenda wajib seperti Sidang Paripurna Istimewa di DPRD Bulungan akan digelar pada 7 Oktober, disusul ziarah ke makam Kerabat Kesultanan Bulungan pada 8 Oktober.
Salah satu daya tarik utama yang dinantikan masyarakat adalah Festival Sungai Kayan yang akan digelar pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di sepanjang tepian Sungai Kayan, khususnya di kawasan Pelabuhan VIP hingga sekitar Hotel Asoy. Festival ini akan menyajikan lomba dayung tradisional yang dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas 20, 30, dan 50 pendayung.
Khusus untuk kelas 30 pendayung, panitia membuka pendaftaran secara terbuka (open) untuk peserta dari seluruh wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Hingga saat ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bulungan mencatat sudah ada lebih dari 100 peserta yang mendaftarkan diri untuk berpartisipasi.
Selain menjadi ajang kompetisi, Festival Sungai Kayan juga dirancang untuk menggerakkan perekonomian lokal dengan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang dan pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Sementara itu, untuk perlombaan olahraga tradisional lainnya, Bupati telah menginstruksikan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Kabupaten Bulungan untuk memusatkan kegiatan di Kebun Raya Bunda Yati pada 18 hingga 21 Oktober 2026. Pelaksanaan teknis di lapangan akan dikelola secara kolaboratif antara DKOP dan KORMI Bulungan.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas, keamanan, dan kedamaian selama perhelatan berlangsung. Semangat gotong royong atau “Tenguyun” diharapkan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun daerah di tengah keberagaman suku dan agama yang ada di Bulungan.





