Dinkes P2KB Nunukan Perkuat Koordinasi dan Evaluasi Program Bangga Kencana

NUNUKAN, MP – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Nunukan melaksanakan Rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Program Bangga Kencana selama dua hari 20 hingga 21 Agustus 2026 bertempat di Sae Lanuk Nunukan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, bersama 8 orang staf Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB), 1 orang dari Balai Obat Dinas Kesehatan, serta 24 orang Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se-Kabupaten Nunukan.

Rapat koordinasi ini menjadi forum untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana, membahas capaian indikator program, mengevaluasi serapan anggaran, mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemukan di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi adalah capaian dan serapan anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB). Berdasarkan hasil evaluasi, capaian serapan anggaran BOKB saat ini masih berada di kisaran 9,4 persen, sementara target yang harus dicapai sampai dengan September 2026 minimal sebesar 25 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan memerlukan percepatan pelaksanaan kegiatan serta koordinasi yang lebih intensif antara pengelola program dan pelaksana di lapangan. Seluruh pihak didorong untuk memastikan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal, disertai dengan kelengkapan administrasi dan bukti dukung yang diperlukan.

Selain capaian anggaran, rapat juga membahas pelaksanaan Stock Opname (SO) dan pelaporan melalui aplikasi SIRIKA. Ketepatan waktu pelaksanaan SO menjadi hal penting agar proses input dan pelaporan dapat berjalan sesuai jadwal. Keterlambatan SO di tingkat kabupaten dapat berdampak pada proses input yang dilakukan oleh bidan maupun penanggung jawab/koordinator di lapangan.

Rapat turut membahas mekanisme pelaporan SO gudang, pembuatan laporan F5, serta berbagai kendala yang dapat menyebabkan keterlambatan pelaporan, antara lain proses penghitungan stok, keterlambatan penyelesaian F5, serta gangguan jaringan atau sistem aplikasi SIRIKA/SIGA.

Para peserta menekankan pentingnya koordinasi antara Bidang P2KB, petugas gudang, Penyuluh KB, dan pihak terkait untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab serta memastikan setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Dalam sambutan dan arahannya, Sekretaris Dinas menekankan bahwa keberhasilan Program Bangga Kencana tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan dan pencapaian output, tetapi juga dari dampak program terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan program dan pelaporan juga perlu terus dioptimalkan. Selain itu, setiap kegiatan harus dilengkapi dengan bukti dukung atau evidence yang memadai, seperti daftar hadir, dokumentasi, laporan kegiatan, dan dokumen pendukung lainnya sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pelaksana dapat melakukan percepatan terhadap kegiatan yang telah direncanakan, khususnya dalam mengejar target capaian dan serapan BOKB hingga September 2026. Di samping itu, koordinasi dan sinergi antarpetugas diharapkan semakin kuat sehingga berbagai permasalahan teknis maupun administratif dapat segera diselesaikan.

Pada kesempatan tersebut, panitia dan seluruh peserta menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pengelola SAE LANUKA Kabupaten Nunukan atas kerja sama, dukungan, dan fasilitasi yang telah diberikan, sehingga pelaksanaan Rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Program Bangga Kencana selama dua hari dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian akhir dan arahan dari Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Pelaporan Bencana, Bapak Wahyudin, S.Sos., yang menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil rapat, mempercepat pencapaian target program, serta meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana di wilayah Kabupaten Nunukan.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top