NUNUKAN, MP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan mengikuti Workshop Enterprise Fraud Risk Assessment (EFRA) bagi Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Bidang Investigasi, Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara dan diikuti oleh Jajaran Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan sebagai tindak lanjut arahan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam memperkuat sistem pengendalian intern di lingkungan pemerinth daerah.
Workshop ini membahas konsep Enterprise Fraud Risk Assessment (EFRA), identifikasi risiko fraud, serta langkah – langkah penyususnan Register Risiko Fraud yang terintegrasi dalam tata kelola organisasi.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi risiko kecurangan sejak dini, melakukan penilaian risiko secara sistematis, serta menyusun strategi mitigasi yang efektif guna mencegah terjadinya fraud dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan, Masniadi, S. Hut, M. AP menyampaikan dengan mengikuti workshop ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung terwujudnya birokrasi yang transparan dan bebas dari praktek kecurangan.
“Kami berharap setelah mengikuti workshop ini dapat di terapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan sehingga bisa meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko serta mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas dan profesional,” tutup Masniadi.





