Dorong Transaksi Non Tunai, Pemkab Bulungan Gelar HLM TP2DD

TANJUNG SELOR, mandaupost.com – Pemerintah Kabupaten Bulungan menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penganugerahan pemenang lomba konten kreatif dan karya jurnalistik literasi digital. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Tenguyun, Kantor Bupati Bulungan, Senin (13/4).

Bupati Bulungan yang diwakili Sekretaris Daerah, Risdiyanto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci penting dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih maju, transparan, dan efisien.

“Digitalisasi merupakan salah satu kunci utama dalam menjelang transformasi ekonomi daerah yang lebih maju, transparan, dan efisien,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui TP2DD, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi digitalisasi transaksi keuangan, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran daerah. Upaya ini juga didukung berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Bulungan di tingkat regional hingga nasional.

“Kabupaten Bulungan berhasil menjadi salah satu daerah terbaik TP2DD di wilayah Kalimantan serta meraih peringkat ketiga nasional pada program unggulan sistem pelayanan informasi daerah tahun 2025,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh pihak. Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Risdiyanto turut mengapresiasi peran Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara serta sektor perbankan yang terus bersinergi dalam mendorong implementasi transaksi non-tunai di Bulungan. Ia berharap inovasi layanan digital terus ditingkatkan agar lebih mudah diakses masyarakat.

“Perbankan diharapkan terus berinovasi dan menyediakan kanal pembayaran digital yang cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama pada aspek infrastruktur dan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan pendampingan menjadi hal penting agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.

“Digitalisasi tidak akan berjalan optimal tanpa pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang digunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris TP2DD Bulungan, Zulkifli Salim, menyampaikan bahwa kegiatan HLM merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai tindak lanjut instruksi presiden dalam mendorong digitalisasi keuangan hingga ke daerah.

“HLM ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam percepatan dan perluasan digitalisasi keuangan daerah, mulai dari pusat hingga ke daerah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, capaian digitalisasi di Kabupaten Bulungan saat ini tergolong tinggi. Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), capaian Bulungan telah berada di atas angka 95 persen.

“Kita di Bulungan itu di atas rata-rata 95. Ini menunjukkan implementasi digitalisasi sudah berjalan sangat baik,” jelasnya.

Meski demikian, tantangan utama masih terletak pada sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam hal literasi digital masyarakat.

“Kendala paling utama adalah SDM masyarakat. Tidak semua masyarakat familiar dengan pembayaran digital seperti transfer atau QRIS,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya menargetkan Bulungan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Selain mempertahankan posisi tiga besar, Bulungan juga berpeluang naik peringkat.

“Target kita minimal mempertahankan juara tiga nasional, syukur-syukur bisa meningkat menjadi peringkat dua,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya perluasan penggunaan transaksi digital hingga ke sektor usaha kecil.

“Kita ingin ke depan warung-warung kecil pun sudah bisa menggunakan QRIS, sehingga digitalisasi benar-benar merata,” tutupnya.

Melalui HLM TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap ekosistem digital di daerah semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.(cda)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top