TANA TIDUNG, Mandaupost.com – Derap langkah prajurit TNI bersama warga Desa Buong Baru terus terdengar di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung. Di tengah medan yang cukup berat dan kondisi jalur yang menantang, proses penggalian pondasi serta pelangsiran material terus dipercepat demi mengejar target pembangunan jembatan penghubung tersebut.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 Wita itu melibatkan personel Kodim 0914/Tnt, personel Yon TP 922/Upun Taka, serta masyarakat sekitar yang secara sukarela turun langsung membantu proses pengerjaan di lapangan. Kebersamaan antara aparat dan warga terlihat begitu kuat saat mereka bekerja tanpa mengenal lelah memindahkan material menuju titik pembangunan.
Penggalian dilakukan sebagai persiapan utama pembangunan pondasi dan titik penyangga jembatan. Sementara itu, berbagai material seperti batu belah, semen, besi cakar ayam dan perlengkapan konstruksi lainnya terus dilangsir secara bertahap ke lokasi pengerjaan di seberang aliran sungai.
Karena akses menuju lokasi cukup sulit dilalui kendaraan, sebagian besar material harus dipindahkan menggunakan tenaga manusia. Personel TNI dan warga tampak bergantian memikul material melewati jalur tanah yang licin dan berlumpur. Meski menguras tenaga, semangat gotong royong tetap terjaga hingga pekerjaan berjalan lancar.

Pemandangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di wilayah pedalaman tidak hanya mengandalkan alat berat, tetapi juga kekuatan kebersamaan antara masyarakat dan aparat negara. Di sela aktivitas berat itu, suasana kekeluargaan tetap terasa ketika warga dan prajurit saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi harapan besar bagi masyarakat Desa Buong Baru dan daerah sekitarnya. Selama ini, akses transportasi warga masih cukup terbatas, terutama saat musim hujan yang membuat jalur penghubung sulit dilalui.
Dengan hadirnya jembatan tersebut nantinya, mobilitas masyarakat diyakini akan jauh lebih mudah. Aktivitas ekonomi, pendidikan hingga akses layanan kesehatan diharapkan dapat meningkat karena masyarakat memiliki jalur penghubung yang lebih aman dan memadai.
Semangat gotong royong yang terus ditunjukkan personel Kodim 0914/Tnt, Yon TP 922/Upun Taka dan masyarakat menjadi energi penting dalam percepatan pembangunan. Mereka berharap seluruh tahapan pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana sehingga Jembatan Perintis Garuda segera berdiri kokoh dan bisa dimanfaatkan masyarakat luas. (rko)





