TANJUNG SELOR, mandaupost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menekankan pentingnya kerja sama antardaerah serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah Kasulampua tahun 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala dengan prosesi pemukulan gong sebagai tanda dimulainya acara. Acara ini juga diikuti oleh peserta dari 19 provinsi. Agenda itu diselenggarakan di ruang serbaguna Kantor Gubernur Kalimantan Utara, pada Rabu (15/4).

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah penting untuk mempererat koordinasi antarprovinsi di kawasan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah diperlukan agar kebijakan pembangunan ekonomi dapat berjalan selaras dan saling mendukung.
Ia menilai UMKM memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Selain menjadi penopang ekonomi masyarakat, sektor ini juga dinilai mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat peran UMKM sekaligus mendorong kerja sama antardaerah agar ekonomi kawasan semakin berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Konreg PDRB bukan hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk menilai capaian ekonomi daerah dan merumuskan langkah strategis ke depan. Dari hasil diskusi tersebut, diharapkan lahir kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Zainal juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa dicapai secara sendiri-sendiri. Diperlukan kesamaan arah kebijakan dan pemanfaatan potensi daerah secara bersama agar hasilnya lebih optimal.
“Kolaborasi menjadi kunci utama. Jika semua daerah bergerak bersama, maka pertumbuhan ekonomi akan lebih merata,” tegasnya.
Ia berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh pihak terkait, sehingga tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang nyata.(cda)





