TARAKAN, MANDAUPOST – Kehadiran Sekolah Tinggi Teologi (STT) Oikos Monos Tarakan menjadi angin segar bagi pengembangan pendidikan teologi di Kalimantan Utara (Kaltara). Kampus ini dinilai membuka akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau, khususnya bagi generasi muda di wilayah perbatasan dan kepulauan.
Hal itu disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, saat hadir dalam acara Ibadah Syukur dan Pembukaan Perkuliahan Tahun 2026 sekaligus Pengukuhan Pengurus STT Oikos Monos Tarakan, Kamis (5/2), di kampus sementara STT Oikos Monos Tarakan.
Pollymaart mengatakan berdirinya STT Oikos Monos Tarakan tidak hanya memperkuat pelayanan gereja, tetapi juga memberi kemudahan bagi anak-anak Kaltara yang ingin menempuh pendidikan teologi tanpa harus keluar daerah.
“Sekarang anak-anak kita tidak perlu lagi jauh-jauh kuliah ke luar daerah. Di Kalimantan Utara sudah ada kampus teologi yang berkualitas,” ujar Pollymaart.
Ia juga mengapresiasi capaian STT Oikos Monos Tarakan yang berafiliasi dengan STT Kataros Bekasi. Pada November 2025 lalu, kampus ini telah meluluskan mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai dari S1 Kependidikan, S1 Kependetaan hingga S2 Kependetaan.
Capaian tersebut, kata Pollymaart, menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang dibangun tidak sekadar berjalan, tetapi juga dikelola dengan tanggung jawab dan komitmen yang kuat.
Pada kesempatan itu, Pollymaart turut mengukuhkan pengurus STT Oikos Monos Tarakan. Ia berpesan agar para pengurus menjalankan tugas dengan penuh integritas dan semangat pelayanan, serta terus menjaga kualitas akademik dan membangun kerja sama dengan gereja, masyarakat, dan pemerintah.
Di akhir sambutannya, ia berharap STT Oikos Monos Tarakan dapat melahirkan generasi pelayan Tuhan yang beriman, berkarakter, dan mampu menjadi terang bagi lingkungan sekitarnya, khususnya bagi Kaltara yang terus bertumbuh.
“Kampus ini diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi pelayan Tuhan yang setia, rendah hati dan menjadi terang bagi gereja, masyarakat, bangsa dan khususnya Kaltara yang kita cintai,” tutup Pollymaart.(**)





