Seminar Parenting di Samarinda: Menjadi Orang Tua yang Siaga dan Penuh Cinta

SAMARINDA, MANDAUPOST — Aula Arutala Kantor Bapperida Samarinda, Kamis (16/10), dipenuhi suasana hangat dan antusias. Sekitar 300 peserta yang terdiri dari orang tua murid PAUD, pendidik, dan perwakilan instansi pendidikan mengikuti Seminar Parenting bertema “Kesehatan Gizi Anak Usia Dini dan Orang Tua Siaga untuk Kesehatan Anak.”

Bunda PAUD Kota Samarinda Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun hadir membuka kegiatan secara resmi dan menyampaikan pesan menyentuh tentang peran orang tua dalam membentuk karakter dan kesehatan anak.

“Tidak ada kebahagiaan yang lebih indah daripada melihat anak-anak kita tumbuh sehat, ceria, dan percaya diri. Dan itu semua berawal dari kehadiran orang tua yang siaga dan penuh cinta,” ucapnya membuka sambutan.

Rinda menegaskan, masa anak usia dini merupakan masa emas kehidupan, di mana 80 persen perkembangan otak terjadi pada usia 0–6 tahun. Karena itu, perhatian terhadap asupan gizi, lingkungan, serta keteladanan dari orang tua sangat menentukan arah tumbuh kembang anak.

“Anak-anak belajar bukan dari nasihat panjang, tapi dari keteladanan yang mereka lihat setiap hari. Cara kita berbicara, menanggapi, dan menunjukkan kasih sayang, semuanya direkam oleh hati mereka yang masih jernih,” ujar ketua TP PKK kota Samarinda ini.

Dalam kesempatan itu, Rinda menekankan pentingnya berhati-hati dalam berucap kepada anak. Ia mengingatkan, setiap kata dari mulut seorang ibu bisa menjadi doa yang menembus langit.

“Jangan bilang ‘nakalnya anak ini’ atau ‘cengengnya anak ini’. Ucapkan yang baik, karena doa seorang ibu bisa sampai ke langit ketujuh. Kalau ingin anak kita baik, ucapkanlah kebaikan tentang mereka,” pesannya disambut tepuk tangan peserta.

Rinda menambahkan, kesehatan dan gizi anak bukan hanya soal makanan bergizi, melainkan juga suasana rumah yang penuh kasih dan kedamaian.

“Kita sering berpikir anak cukup asal kenyang. Padahal tubuh dan otak mereka butuh gizi seimbang. Anak yang sehat bukan hanya karena makanan, tapi juga karena lingkungan yang penuh cinta,” kata Rinda yang juga ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda.

Melalui seminar ini, Rinda berharap para orang tua dan pendidik dapat memperkaya wawasan tentang pola asuh dan pendidikan anak yang tepat.

Kita belajar dari ahlinya, bukan sekadar dari katanya. Agar langkah kita mendidik anak semakin tepat dan terarah,” ujarnya.

Ia juga berbagi kisah sederhana tentang Wali Kota Samarinda Andi Harun yang selalu meluangkan waktu untuk anak-anaknya di tengah kesibukan.

“Pak Wali sesibuk apapun, setiap malam tetap menyempatkan diri ke kamar si bungsu, mencium dahinya, dan membacakan doa. Karena anak itu bukan sekadar harta, tapi aset masa depan kita,” ungkap istri wali kota Samarinda ini.

Seminar yang digagas oleh Bunda PAUD Kota Samarinda ini menghadirkan dua narasumber, yakni Nanan Surya Perdana, yang membawakan materi Kesehatan Anak Usia Dini, serta Widarwati, Psikolog dengan topik Membentuk Mental Anak yang Kuat dan Sehat.

Peserta berasal dari lima kecamatan—Samarinda Ulu, Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Kota, dan Samarinda Ilir—serta sejumlah pendidik PAUD dari berbagai lembaga pendidikan di Samarinda.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top