Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Manajemen Talenta 2025

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat kualitas sumber daya manusianya melalui Pelatihan Manajemen Talenta Tahun 2025, yang digelar di Ruang Pirus Grand Equator Hotel, Senin (13/10) pagi. Kegiatan ini diikuti 65 peserta dari kalangan pejabat eselon III dan IV di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlinawaty, mewakili Wali Kota Bontang. Dalam sambutannya, Aji menegaskan bahwa sumber daya manusia aparatur (ASN) merupakan aset strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Tidak ada kebijakan, program, maupun layanan publik yang dapat berjalan optimal tanpa dukungan ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan motivasi berprestasi,” ujar Aji.

Lebih lanjut, Sekda Aji mengajak seluruh peserta untuk menanamkan paradigma baru dalam memandang peran ASN di era reformasi birokrasi modern.

“Melalui kegiatan ini, saya mengajak kita semua untuk menanamkan pemahaman bahwa setiap ASN adalah talenta, bukan sekadar ‘pegawai yang digaji’. Mereka memiliki potensi, nilai, dan kapasitas yang jika dikelola dengan baik akan menjadi kekuatan transformasi birokrasi,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan SDM aparatur, Aji menyampaikan bahwa Pemkot Bontang melalui BKPSDM terus berproses menuju penerapan Sistem Terpadu Pengembangan Kompetensi ASN dan ASN Corporate University.

“Keduanya akan menjadi wadah untuk mengorkestrasi berbagai bentuk pembelajaran — mulai dari diklat, coaching, mentoring, knowledge sharing, hingga proyek inovasi — dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Inilah momentum kita untuk menyelaraskan pelatihan ini dengan arah besar reformasi birokrasi tematik, yaitu Birokrasi Berdampak, yang hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, dalam laporannya menyoroti tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan ASN. Mulai dari pola mutasi dan promosi yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi, hingga minimnya sistem identifikasi dan pembinaan talenta unggul yang berkelanjutan.

“Diperlukan sistem manajemen talenta yang terstruktur agar potensi setiap ASN dapat dikenali, dikembangkan, dan ditempatkan sesuai kapasitasnya. Dengan begitu, pengisian jabatan akan lebih tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kinerja organisasi,” ucap Sudi.

Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Soni Sultana, Kepala Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin, bersama jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aji Erlinawaty dan Kakanreg Soni Sultana juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan SK Kenaikan Pangkat kepada tiga ASN, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, dr. Bahauddin.

Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata Pemkot Bontang dalam mencetak ASN unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan birokrasi masa depan.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top