Diskominfo Kaltim Terus Gencarkan Sosialisasi Anti Hoaks, Kini di SMPN 12 Balikpapan

BALIKPAPAN, MANDAUPOST – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Hoaks dan Konten Pornografi di Media Sosial. Setelah sebelumnya dilaksanakan di SMA Negeri 5 Balikpapan, kali ini kegiatan serupa digelar di SMP Negeri 12 Balikpapan, bertempat di Aula Multi, Jumat (19/9).

Sebanyak 50 pelajar dari SMP Negeri 12 Balikpapan dari berbagai kelas hadir sebagai perwakilan dalam kegiatan tersebut.

Seperti kegiatan sebelumnya, sosialisasi menghadirkan narasumber Kepala Sub Bidang Multimedia Bidang Humas Polda Kaltim AKBP Qori Kurniawati dan Penelaah Teknis Kebijakan Diskominfo Kaltim Dafa Ezra.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Kepala Diskominfo, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan, Irene Yuriantini, mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SMP Negeri 12 Balikpapan.

“Kami sampaikan rasa terima kasih, atas kesediaan pihak SMPN 12, kegiatan ini dapat dilaksanakan,” kata Irene.

Irene menekankan derasnya arus informasi khususnya dalam platform digital dan kemudahan akses internet menjadi penting bagi pelajar untuk memahami bahaya hoaks dan konten negatif di media sosial.

“Adik-adik harus dibekali pengetahuan agar bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan, sehingga tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.

Disadari bahwa, kini pelajar menjadi salah satu sasaran utama penyebaran informasi, termasuk yang tidak benar.

“Makanya itu, adik-adik diberikan ilmu agar dapat memahami apa itu hoaks, bahayanya, serta dampak yang ditimbulkan,” terang Irene.

Sementara itu, Ketua Panitia yang diwakili Pranata Humas Ahli Muda, Arminiwati, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun literasi digital di kalangan pelajar.

“Kami berharap remaja tidak hanya mampu melindungi diri sendiri dari pengaruh hoaks, tetapi juga bisa menjadi agen penyebar informasi yang benar di lingkungan sekolah maupun keluarga. Dengan begitu, literasi digital dapat meluas secara berjenjang,” ucapnya.

Mewakili Kepala Sekolah SMPN 12 Balikpapan, Wakil Kepala, Nur Wahyudi juga mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat berharga, selain SMPN 12 dipilih sebagai lokasi sosialisasi, pelajar juga akan mendapatkan banyak ilmu dan manfaat agar dapat memanfaatkan sosial media dengan lebih bijak.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan di sekolah kami. Kami harap, siswa  yang ikut sosialisasi nantinya bisa menularkan ilmu yang diperoleh kepada teman-teman di kelas masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang literasi digital bisa menyebar lebih luas di kalangan pelajar,” harapnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para pelajar antusias mengajukan pertanyaan seputar berita-berita hoaks yang belakangan viral. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap dampak informasi digital dan keinginan mereka untuk lebih cerdas bermedia sosial.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus gencar memberikan edukasi digital di sekolah-sekolah. Harapannya, pelajar di Kalimantan Timur bisa tumbuh menjadi generasi yang kritis, cerdas, dan berakhlak baik dalam memanfaatkan dunia digital.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top