Groundbreaking RS Bhayangkara & Rusun Polres Sepaku, Wujud Sinergi Pembangunan Kesehatan dan Infrastruktur Kamtibmas

SAMARINDA, MANDAUPOST — Pemerintah Kota Samarinda bersama Polda Kalimantan Timur secara resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV yang berlokasi di Jalan HM Rifaddin, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada Rabu (23/07).

Kegiatan groundbreaking tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Aji Surya Natakesuma, Kajati Kalimantan Timur, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, serta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama Pemkot Samarinda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan lahan seluas lebih dari 9 hektare untuk pembangunan RS Bhayangkara ini, yang prosesnya telah melalui tahapan panjang serta melibatkan beberapa kepemimpinan Kapolda sebelumnya.

“Kami berharap rumah sakit ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih memadai dan representatif,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna mempercepat pembangunan nasional. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar proyek ini berjalan lancar dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan penuh terhadap realisasi pembangunan RS Bhayangkara dan rumah susun Polres Sepaku.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud menyatakan bahwa pembangunan RS Bhayangkara dan rusun Polres di Sepaku merupakan bentuk konkret kesiapan Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan serta pembangunan infrastruktur strategis menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Ini merupakan bagian dari transformasi layanan publik yang patut kita dukung bersama,” ujar Gubernur.

Acara ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Kaltim sebagai simbol dimulainya pembangunan.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top