Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – Timnas Basket 5×5 Putra Indonesia mendapat kesempatan tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Meski masuk sebagai tim pengganti, skuad Merah Putih langsung memasang target untuk lolos dari fase pool.

Indonesia tergabung di Pool A bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Persaingan tersebut jelas tidak mudah, mengingat ketiga calon lawan Indonesia memiliki peringkat FIBA lebih tinggi.

Kepastian Indonesia tampil di Asian Games 2026 diumumkan panitia pelaksana pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Nama Indonesia kemudian tercantum dalam pembagian pool dan jadwal pertandingan cabang olahraga bola basket 5×5 putra.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi kabar baru bagi Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi. Indonesia mendapat slot setelah salah satu negara yang sebelumnya berada dalam antrean mengundurkan diri.

Indonesia Masuk Asian Games 2026 sebagai Tim Pengganti

Managing Director BTN DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso, mengatakan pihaknya baru mendapat informasi mengenai peluang tampil di Asian Games sekitar 1,5 hingga dua bulan sebelum ajang digelar.

Menurut Jeremy, regulasi awal menggunakan FIBA Asia Ranking dengan cut-off Desember 2025. Australia dan Selandia Baru tidak diperhitungkan karena berada di zona Oseania, sehingga cakupan peserta otomatis masuk hingga peringkat tertentu.

Indonesia awalnya tidak termasuk dalam daftar utama. Namun, mundurnya salah satu negara membuat Indonesia menjadi tim berikutnya dalam antrean.

“Ini kabar baru bagi kami di BTN. Sekitar 1,5 bulan lalu kita dihubungi FIBA Asia dan juga LOC Asian Games bahwa ada satu tim mundur,” ujar Jeremy dalam keterangan resmi Perbasi, Senin (10/8/2026).

Indonesia kemudian bergerak cepat menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi dan persiapan bersama tim Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia.

“Kita hanya diinfokan Indonesia masuk antrean berikutnya untuk menjadi partisipan di Asian Games,” lanjutnya.

BTN Ingin Bawa Pemain Terbaik

Meski persiapannya relatif singkat, Perbasi tidak ingin sekadar menjadi pelengkap di Asian Games 2026.

BTN berencana memanggil pemain-pemain terbaik, termasuk mereka yang sedang berkarier di kompetisi profesional luar negeri.

“Kita pastinya ingin siapkan tim terbaik dengan pemain terbaik. Maka dari itu di BTN berusaha secara keras untuk memastikan partisipasi dari beberapa pemain kita yang main di liga profesional luar Indonesia,” kata Jeremy.

Langkah tersebut menjadi penting karena Indonesia harus menghadapi lawan-lawan dengan pengalaman dan kualitas yang lebih tinggi di level Asia.

Target Realistis: Lolos dari Pool

Jeremy menyadari Indonesia menghadapi tantangan berat di Pool A karena Indonesia berada di posisi ke-94 berdasarkan ranking FIBA terbaru per 13 Juli 2026. Sementara itu, Jepang menempati peringkat ke-22, Korea Selatan ke-57, dan Arab Saudi ke-65.

Dengan gap peringkat tersebut, Indonesia menjadi tim dengan posisi terendah di pool. Namun, kondisi itu tidak membuat Perbasi memasang target rendah.

“Kita harapkan semua bisa join. Lalu kita ingin targetkan lolos Pool walaupun kita juga tahu di Pool ini kita rangking paling rendah dan lawan tim besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi,” ujar Jeremy.

Cabor bola basket 5×5 putra Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10-20 September 2026. Indonesia akan mengawali perjuangan dengan menghadapi Jepang pada 10 September, kemudian melawan Korea Selatan pada 11 September, dan menghadapi Arab Saudi pada 13 September.

Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup Jadi Pemanasan

Menariknya, Timnas Basket Indonesia sudah memiliki agenda internasional sebelum Asian Games 2026, yakni Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Agenda tersebut membuat Perbasi tidak memulai persiapan dari nol.

“Timnas sendiri sedang mempersiapkan skuad untuk Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 yang akan main pada tanggal 28, 30, dan 31 Agustus mendatang melawan Singapura, Hong Kong, dan Malaysia,” ujar Jeremy.

Setelah itu, BTN akan melakukan pemanggilan tambahan untuk membentuk skuad yang diproyeksikan tampil di Asian Games 2026.

Dengan demikian, agenda Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 sekaligus dapat menjadi momentum untuk melihat kesiapan pemain sebelum menghadapi persaingan yang lebih berat di Jepang.

Indonesia Tampil Lengkap di Bola Basket Asian Games 2026

Keikutsertaan tim 5×5 putra membuat tim cabor bola basket Indonesia di Asian Games 2026 semakin lengkap. Sebab, Timnas Basket 5×5 Putri juga telah dipersiapkan sejak awal Mei 2026 dan akan tampil di Pool A bersama Tiongkok dan Thailand.

Selain nomor 5×5, Indonesia juga mengirimkan timnas basket  3×3 putra dan putri yang para pemainnya wajib berusia di bawah 23 tahun. Timnas Basket 3×3 Putra tergabung di Pool C bersama Qatar, Taiwan, dan Bahrain, sedangkan tim putri ada di Pool D bersama Singapura, Thailand, dan Korea Selatan.

Perbasi Matangkan Persiapan Timnas 3×3

Persiapan menuju Asian Games 2026 juga dilakukan secara serius untuk tim 3×3. Tim 3×3 Putra Indonesia telah mengikuti sejumlah turnamen, termasuk FIBA 3×3 Challenger Batam Stop 2026.

Saat ini, mereka menjalani latihan di GBK Arena yang dipimpin oleh Coach Nico Donnda Fitzgerald. Sebelum bertolak ke Jepang, tim 3×3 Putra dijadwalkan tampil di Challenger Kaohsiung Stop pada 5-6 September mendatang.

Sementara itu, Timnas Basket 3×3 Putri asuhan Coach Deny Sartika juga telah mengikuti sejumlah seri internasional, mulai dari Manila, Xiantao, Batam, hingga Tokyo Stop. Kemudian, mereka masih memiliki agenda Singapore Stop pada 13-14 Agustus 2026.

Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi menegaskan seluruh tim akan dipersiapkan sebaik mungkin sebelum bertolak ke Jepang.

“DPP PERBASI memaksimalkan momentum ini dengan persiapkan tim sebaik mungkin. Saat ini, semuanya sedang melakukan persiapan dan pemain yang nantinya mewakili Indonesia di Asian Games adalah yang terbaik setelah melewati berbagai tahapan,” kata Nirmala.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar Timnas kita bisa mencatatkan hasil terbaik dan bawa bangga Indonesia,” lanjutnya.

Dengan tambahan slot di nomor 5×5 putra, Perbasi kini memiliki kesempatan menghadirkan kekuatan terbaik bola basket Indonesia di Asian Games 2026. Tantangannya berat, tetapi targetnya sudah jelas. Indonesia ingin lolos dari Pool A dan melangkah lebih jauh di Jepang.(**)

SILVERSTONE, MP – Alex Marquez menyesal betul setelah finis keempat di MotoGP Inggris 2026. Marquez yakin bisa podium, tapi kesempatan itu menguap karena kesalahannya sendiri.

Pebalap Gresini itu memulai dari grid ketujuh pada balapan di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8) malam WIB. Alex start dengan kencang lantas mampu memperbaiki posisinya lalu berduel dengan Marco Bezzecchi.

Sekitar pertengahan lomba, Alex Marquez menyalip Bezzecchi sehingga merebut posisi ketiga. Namun, tidak lama kemudian rider Spanyol itu justru melakukan kesalahan di Tikungan pertama yang membuat dia melorot ke peringkat lima dengan selisih lebih dari sedetik.

Alex Marquez butuh tujuh putaran untuk mengejar Bezzecchi lagi. Namun, Bezzecchi unjuk pertahanan yang bagus untuk mengamankan posisi ketiga di akhir lomba.

“Karena ketika Anda kehilangan sebuah podium karena sebuah kesalahan bodoh — karena menurutku itu cukup tidak bisa diterima, karena di momen itu, aku hanya kelewatan sedikit dari titik rem — ketika Anda punya potensi lebih besar dan Anda melihat finis podium itu realistis, maka ini menyakitkan,” kata dia di Crash.

“Kurasa kesempatan kami pada hari ini adalah posisi kedua. Namun, kesalahan di tikungan pertama ketika aku menyalip Marco, saat itu aku terlalu optimistis dan aku mengerem sedikit terlambat, aku mengerem dengan rem depan dan kemudian kehilangan kontak dengan bagian belakang motor.”

“Itu yang membuat kami kehilangan podium pada hari ini. Namun demikian, kurasa aku sudah melakukan balapan yang sangat solid, kami kencang sampai akhir, berusaha sampai akhir, itulah yang utama,” lugas Alex Marquez.(**)

JAKARTA, MP – Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, erafone Run 2026 untuk pertama kalinya hadir di Jawa Barat melalui erafone Run 2026 Bandung Series. Digelar di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu, tepatnya di Terminal Bus Jayagiri, pada Minggu (9/8), kegiatan ini memadukan olahraga lari dengan hiburan musik dan gaya hidup sehat dalam konsep Fun Trail Run bertema #RunTheBeat.

Sejak pertama kali digelar pada 2023 di Daerah Istimewa Yogyakarta, erafone Run terus berkembang menjadi agenda olahraga tahunan. Setelah sukses digelar di Yogyakarta pada 2025, tahun ini erafone Run hadir di Bandung dan diikuti sekitar 2.000 peserta.

Head of Region Erajaya Digital, Ronald Suryadinata menyampaikan kehadiran erafone Run 2026 Bandung Series menjadi komitmen erafone dalam mendukung gaya hidup sehat. Ajang ini juga mendorong perkembangan olahraga di Tanah Air, sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang tak terlupakan bagi pelanggannya.

“Bagi kami, erafone Run bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi merupakan bagian dari komitmen erafone dalam mendorong gaya hidup sehat dan aktif sekaligus membangun semangat kebersamaan melalui olahraga. Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari erafone Run 2026 Bandung Series dan berharap pengalaman berlari di Tangkuban Perahu ini dapat menjadi momen yang berkesan bagi mereka.” ujar Ronald dalam keterangannya, Senin (10/8/20260.

Berbeda dari ajang lari pada umumnya, erafone Run 2026 Bandung Series menawarkan rute yang memadukan road run dan trail run di kawasan Gunung Tangkuban Perahu. Peserta dapat memilih kategori Kategori 5K (Terbuka untuk Umum), Kategori 10K Open & Master (Terbuka untuk Umum & Master).

Adapun rute lintasan dibuat khusus untuk memberikan kepuasan bagi pesertanya. Para pelari tidak hanya memacu diri untuk mencetak catatan waktu terbaik (Personal Best), tetapi juga dimanjakan dengan suguhan alam yang memukau.

Sepanjang rute, peserta melewati jalur hutan yang rindang, menyusuri keindahan kawasan Lorong Lumut dan Kawah Domas, hingga menaklukkan tantangan tanjakan menuju titik Kawah Ratu, sebelum akhirnya kembali finis di area utama (Race Village).

Tahun ini, erafone Run 2026 mengusung tema #RunTheBeat yang menjadi identitas event ini merupakan perpanjangan dari suksesnya konser musik erasoundwave Bandung 2025. Karena itu, euforia erafone Run Bandung Series dirancang agar tidak hanya berhenti di lintasan lari.

Begitu mencapai garis finis, seluruh pelari diajak masuk ke dalam atmosfer festival yang meriah di Race Village. Dengan konsep one-stop entertainment, area ini menawarkan paket hiburan dan relaksasi yang lengkap.

Para pelari dapat saling berbaur melalui Aktivitas Interaktif & Community Engagement yang penuh dengan games menarik. Untuk memulihkan energi, tersedia eksplorasi Activation Booth dari mitra pendukung.

Keseruan erafone Run 2026 Bandung Series juga berlanjut dengan sesi undian berhadiah. Peserta berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah, mulai dari televisi hingga aksesori, serta Grand Prize dari sejumlah sponsor seperti erafone & more, OPPO, Indodana PayLater, dan Samsung.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan The Changcuters yang menambah semarak suasana dan melengkapi perpaduan olahraga, musik, serta gaya hidup sehat dalam erafone Run 2026 Bandung Series.

Melalui erafone Run 2026 Bandung Series, erafone membuktikan bahwa gaya hidup sehat dapat dijalankan dengan cara yang menyenangkan, selaras dengan alam, dan penuh dengan energi positif.(**)

BEKASI, MP – Indonesia Muay Thai Championship (IMC) 2026 telah berakhir, Minggu (9/8/2026). Jawa Barat menjadi daerah yang meraih perolehan medali terbanyak.

Ajang ini bergulir di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi. Jawa Barat mengoleksi 41 medali emas, 49 perak, dan 48 perunggu atau total 138 medali, mengungguli Jawa Timur dengan 55 medali dan DKI Jakarta dengan 41 medali.

“Kita semua telah menyaksikan sebuah perubahan besar. Hasil dari Pelatihan Wasit dan Juri berstandar IFMA yang baru saja kita laksanakan, benar-benar diaplikasikan dalam Kejurnas ini,” kata Ketua Pengurus Besar Muay Thai Indonesia (PBMI), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.

IMC diikuti oleh 544 peserta. Para atlet terbaik dari IMC 2026 akan masuk dalam proses seleksi untuk menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk SEA Games 2027 dan PON 2028. Untuk SEA Games 2027 di Malaysia, PBMI menargetkan sedikitnya dua medali emas bagi Indonesia.

“Semua final berjalan lancar. Pastinya ada cedera karena ini olahraga combat, tetapi semuanya dapat ditangani dengan baik oleh tim medis. Kejurnas ini menjadi ajang penyaringan bakat PBMI ke acara-acara internasional, khususnya tahun depan,” kata Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim.

“Semua final berjalan lancar. Pastinya ada cedera karena ini olahraga combat, tetapi semuanya dapat ditangani dengan baik oleh tim medis. Kejurnas ini menjadi ajang penyaringan bakat PBMI ke acara-acara internasional, khususnya tahun depan,” kata Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim.(**)

DENPASAR, MP – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Federasi Akuatik Indonesia (FAI) dan World Aquatics menyelenggarakan World Aquatics Certification Course for Youth Group Combination Swimming and Open Water Swimming (OWS) di Bali pada 2–8 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelatih renang Indonesia sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga akuatik agar mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Kemenpora, Leny Kurnia, mengatakan prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet, tetapi juga oleh kompetensi pelatih yang menjadi ujung tombak pembinaan.

“Atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, narasumber, dan tamu undangan. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga, khususnya pada cabang olahraga akuatik,” kata Leny.

Dorong Peningkatan Kompetensi Pelatih Renang

Menurut Leny, pelatih memiliki peran strategis dalam setiap tahapan pembinaan atlet. Peran tersebut dimulai dari proses pencarian dan identifikasi bakat, pengembangan kemampuan, penyusunan program latihan, hingga mengantarkan atlet mencapai prestasi di level internasional.

Karena itu, peningkatan kompetensi pelatih renang menjadi salah satu aspek penting dalam membangun ekosistem olahraga akuatik yang profesional dan berkelanjutan. Pelatihan bertaraf internasional tersebut diikuti oleh 20 peserta yang sebelumnya telah lolos seleksi melalui pre-test yang dilaksanakan oleh World Aquatics.

Hadirkan Instruktur Internasional

Dalam program World Aquatics Certification Course for Youth Group Combination Swimming, World Aquatics menghadirkan Lee Yu Gary Tan sebagai instruktur utama untuk program Swimming Coach Age Group. Dengan pengalaman dan kompetensinya, Gary memberikan berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan teknik renang, perencanaan program latihan, metode latihan modern, hingga pendekatan pembinaan atlet usia muda.

Materi yang diberikan juga mencakup penyusunan program latihan yang efektif dan berkelanjutan serta berbagai aspek penting dalam proses pembentukan atlet agar mampu mencapai performa terbaik. Leny mengapresiasi FAI yang telah melaksanakan proses seleksi secara objektif serta menunjukkan komitmen dalam membangun sistem pembinaan pelatih yang berkualitas.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PB Akuatik Indonesia atas proses seleksi yang objektif serta komitmennya dalam membangun sistem pembinaan pelatih yang berkualitas. Kami juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Lee Yu Gary Tan yang berkenan berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik kepada para peserta,” ujarnya.

Dapat Materi dan Praktik

Pelaksanaan pelatihan pelatih renang ini tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menjalani praktik kepelatihan secara langsung.

Dalam sesi praktik, peserta melakukan simulasi kepelatihan, mengamati teknik atlet, menyusun program latihan, serta menerapkan berbagai metode pembinaan yang telah dipelajari selama pelatihan.

Perpaduan antara teori, diskusi, dan praktik tersebut diharapkan membuat peserta mampu memahami materi secara lebih komprehensif sekaligus menerapkannya secara konkret ketika kembali menjalankan tugas sebagai pelatih di lapangan.

Dengan demikian, sertifikasi yang diperoleh tidak hanya menjadi pengakuan terhadap kompetensi, tetapi juga dapat mendukung penerapan metode kepelatihan yang lebih profesional dalam pembinaan atlet.

Indonesia Tuan Rumah Pelatihan Open Water Swimming Asia

Selain World Aquatics Certification Course, Indonesia juga dipercaya menjadi hosting penyelenggaraan International Open Water Swimming Course. Dalam program tersebut, World Aquatics menghadirkan Melanie Tantrum sebagai narasumber.

Para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai pengembangan olahraga renang perairan terbuka atau Open Water Swimming (OWS) berdasarkan standar internasional. Penyelenggaraan pelatihan ini menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di cabang olahraga renang perairan terbuka.

Perkuat Ekosistem Olahraga Akuatik Indonesia

Leny menegaskan bahwa Kemenpora RI terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi tenaga keolahragaan sebagai salah satu prioritas pembangunan olahraga nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi pelatih yang mengacu pada standar nasional maupun internasional.

“Dengan semakin banyak pelatih yang memiliki kompetensi dan sertifikasi yang diakui secara internasional, kita optimistis kualitas pembinaan atlet akan semakin merata, profesional, dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bangsa,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan prestasi olahraga tidak dapat hanya berfokus pada atlet. Peningkatan kapasitas pelatih juga harus menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

“Penyelenggaraan kedua kegiatan ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ekosistem olahraga akuatik. Pengembangan prestasi tidak hanya diarahkan kepada atlet, tetapi juga pada peningkatan kapasitas pelatih sebagai sosok penting di balik proses pembinaan. Kualitas pelatih menjadi salah satu fondasi penting bagi lahirnya atlet Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya World Aquatics Certification Course 2026 di Bali, Kemenpora bersama FAI dan World Aquatics diharapkan dapat terus memperluas akses peningkatan kompetensi pelatih serta memperkuat standar pembinaan olahraga renang di Indonesia. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem olahraga akuatik yang semakin profesional dan mampu mendukung lahirnya atlet-atlet Indonesia berprestasi di pentas internasional.(**)

BEKAS, MP – Turnamen berkuda Merdeka Master kembali digelar tahun ini. Ini jadi ajang untuk mencari bibit atlet berkuda sekaligus mengasah mental.

Diselenggarakan oleh Hub Indonesia, ajang bertajuk Mandiri Merdeka Master 2026 bertempat di Hub Indonesia, Cibubur, Bekasi pada 6-16 Agustus .

Ajang ini mempertandingkan dua disiplin berkuda, yaitu show jumping dan dressage. Merdeka Master 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Hub Indonesia dengan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi).

Kolaborasi ini dilakukan untuk menghadirkan kompetisi berkuda berstandar nasional sekaligus mendukung pembinaan atlet dan perkembangan olahraga berkuda di Indonesia.

Memasuki penyelenggaraan ketiganya, Merdeka Master terus memperkuat posisinya sebagai kompetisi berkuda terbesar di Indonesia, ditinjau dari jumlah peserta, total hadiah yang diperebutkan, serta durasi penyelenggaraan.

Konsistensi tersebut menjadikan Merdeka Master sebagai salah satu ajang yang paling dinantikan oleh atlet, pemilik kuda, pelatih, dan komunitas equestrian di Indonesia.

Setelah kontes show jumping pada 6-9 Agustus, kemudian dilanjutkan dengan kompetisi dressage pada 14-16 Agustus.

Pada cabang show jumping, kompetisi diikuti oleh 268 atlet berkuda dari berbagai daerah di Indonesia dengan total sekitar 1.250 entries yang bertanding dalam berbagai kelas. Sementara itu, cabang dressage diproyeksikan menghadirkan sekitar 400 entries.

Secara keseluruhan, ajang ini diperkirakan diikuti 1.650 entries, menjadikannya sebagai salah satu penyelenggaraan kompetisi berkuda terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

Selain menghadirkan persaingan di berbagai kelas, Merdeka Master 2026 juga kembali menawarkan total hadiah yang bergengsi. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah hadiah utama berupa satu unit mobil pada kelas Show Jumping 100 cm Open.

Kehadiran hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kompetisi sekaligus mencerminkan komitmen penyelenggara dalam memberikan apresiasi terbaik bagi para atlet berprestasi.

Ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet serta pengembangan olahraga berkuda karena sudah masuk kalender resmi. Ajang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi nasional sekaligus memperkuat ekosistem equestrian Indonesia.

Hub Indonesia sebagai lokasi penyelenggaraan menyediakan arena pertandingan dan fasilitas pendukung yang memenuhi standar kompetisi nasional untuk disiplin show jumping maupun dressage.

“Jadi atlet bisa lebih percaya diri untuk bisa bersaing. Kalau di SEA Games kita sudah kompetitif. Nanti tergantung federasi, mereka percaya diri gak menurunkan atlet-atlet muda di ajang internasional,” kata Show Director Jupri Mardi.

Sementara itu, Ade Octaviani selaku dokter hewan berkuda berlisensi FEI (Federation Equestre Internationale) menyebut ajang ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan pengetahuan bahwa berkuda berbeda dengan olahraga lain.

“Berkuda adalah olahraga dua nyawa. Kita tak bisa memaksakan semuanya berjalan mulus. Untuk pertandingan segalanya yang menjadi prioritas adalah keselamatan atlet dan adaptasi standar kesejahteraan hewan (animal welfare). Jadi secara kesehatannya semuanya diperhatikan benar sampai hal terkecil,” ucapnya.(**)

JAKARTA, MP – Pancasakti Run 2026 tidak cuma ajang beradu cepat para pelari rekreasi. Tapi, Pancasakti Run juga membawa dampak positif bagi ekonomi daerah penyelenggara.

Ajang Pancasakti Run 2026 digelar di BSD City, Tangerang, 19 Juli lalu. Tiga pekan setelah penyelenggaraan event tersebut, pihak panitia melakukan riset terhadap efek di dalam maupun luar lapangan.

Salah satu yang penting adalah terkait ekonomi di luar lapangan. Berdasarkan hasil riset Katadata Insight Center (KIC) bertajuk “Lebih dari Sekadar Lari: Menakar Dampak Ekonomi Pancasakti Run 2026”, perhelatan ini diperkirakan menyumbang dampak ekonomi hingga Rp 18 miliar bagi perekonomian Banten, sekaligus mendorong peningkatan omzet, jumlah pelanggan, dan modal usaha para pelaku usaha lokal yang terlibat.

Riset yang dilakukan melalui survei tatap muka terhadap 68 responden – terdiri dari 30 pelari, 30 pengunjung, dan 8 pelaku usaha – pada 19 Juli kemarin menunjukkan bahwa kontribusi Pancasakti Run 2026 terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lima subkategori lapangan usaha terkait di Provinsi Banten, yang bernilai Rp171,6 triliun, mencapai sekitar 0,006%.

Deputy Head Katadata Insight Center, Satria Triputra mengatakan pendekatan multiplier ekonomi, pengeluaran langsung dari sekitar 5.000 pelari dengan rata-rata belanja Rp 788 ribu per orang menghasilkan dampak langsung sebesar Rp 3,9 miliar dan dampak lanjutan (multiplier) sebesar Rp10,4 miliar.

Sementara itu, pengeluaran sekitar 8.500 pengunjung dengan rata-rata belanja Rp338 ribu per orang menyumbang dampak langsung Rp2,9 miliar dan dampak multiplier sebesar Rp7,6 miliar. Nilai multiplier sebesar 2,63 menunjukkan bahwa setiap tambahan Rp 1 pengeluaran peserta dan pengunjung berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi lokal sebesar Rp2,63.

Sektor makanan dan minuman menjadi penerima manfaat terbesar, dengan porsi pengeluaran pelari mencapai 30,9% dan pengunjung 54,0% dari total belanja mereka selama berada di Tangerang. Selain kuliner, pelari juga banyak membelanjakan uangnya untuk penginapan (24,7%), hiburan wisata (16,5%), dan transportasi lokal (15,9%), sementara pengunjung banyak berbelanja untuk transportasi (29,0%) dan merchandise (16,8%).

“Hasil riset ini menegaskan bahwa event lari seperti Pancasakti Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga penggerak ekonomi daerah yang nyata. Uang yang dibelanjakan pelari dan pengunjung berputar di sektor kuliner, akomodasi, dan transportasi lokal, lalu memberi efek berganda bagi pelaku usaha di sekitarnya. Ini menjadi bukti bahwa sport tourism dapat menjadi salah satu instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal,” papar Satria.

Satria menambahkan, dampak positif juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha di sekitar lokasi acara. Survei terhadap pelaku usaha menunjukkan 7 dari 10 pelaku usaha (75,0%) mengalami peningkatan omzet rata-rata 20,0%.

“Selain itu, 10 dari 10 pelaku usaha (100%) mengalami peningkatan jumlah pelanggan rata-rata 150,5% dan 6 dari 10 pelaku usaha (62,5%) mengalami peningkatan modal usaha rata-rata 22,8%. 6 dari 10 pelaku usaha (62,5%) menambah tenaga kerja, dengan rata-rata penambahan 26,7%,” jelas Satria.

Menurut Satria, tingkat pengenalan masyarakat terhadap Pancasakti Run juga tergolong tinggi, yakni 93,3%, menjadikannya event lari dengan awareness tertinggi dibandingkan sejumlah ajang lari nasional lain yang menjadi pembanding dalam riset ini.

CEO Pancasakti Group Suwandy Tasmadi mengatakan Pancasakti Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi simbol perjalanan membangun perusahaan yang semakin terbuka, bertumbuh, dan dipercaya.

Oleh karenanya, Pancasakti Run dihadirkan sebagai wadah untuk membangun gaya hidup aktif dan mempererat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui komitmen penanaman pohon.

“Melalui setiap langkah para peserta, kami ingin mengajak masyarakat menjadi bagian dari semangat transformasi Pancasakti menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa perusahaan yang sehat berawal dari manusia yang sehat,” kata Suwandy.(**)

JAKARTA, MP – Buat pecinta MotoGP yang juga hobi otak-atik desain, ada kesempatan seru nih dari Bold Riders. Lewat program VIPXperience Jepang Digital Activation, kamu bisa unjuk kreativitas sekaligus berkesempatan menyaksikan langsung MotoGP Jepang.

Caranya cukup unik, yaitu dengan mendesain livery motor kamu semirip mungkin dengan livery motor Gresini Racing Team di ajang MotoGP. Desain ini dibuat menggunakan platform AI generate gambar yang biasa kamu pakai sehari-hari.

Bold Riders juga sudah menyiapkan prompt khusus yang bisa langsung dipakai (link menyusul), atau kamu bisa menyesuaikannya sendiri sesuai output desain yang diinginkan. Jangan lupa lampirkan logo Boldriders VIP Xperience Japan (link menyusul) ke dalam prompt tersebut sebelum di-generate.

Setelah desain jadi, unggah hasilnya ke Instagram feed-mu. Berikut syarat dan ketentuan lengkapnya:

Upload hasil desain livery di Instagram feed

Sertakan hashtag #Boldriders #LiveBold #BoldRidersVIPXperienceJapan

Mention akun @boldriders dan 3 orang teman

Pastikan karya orisinil, tidak menyatut atau mengunggah karya orang lain

Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Program ini berlangsung mulai 1 Agustus hingga 30 Agustus 2026, dengan pengumuman pemenang pada 7 Agustus 2026.

Hadiah yang ditawarkan juga tidak kalah menarik. 1 pemenang utama akan diajak menonton langsung MotoGP Jepang lengkap dengan tiket, akomodasi, hingga akses paddock. Sementara itu, 2 finalis lainnya akan mendapatkan merchandise eksklusif dan karyanya akan direpost oleh akun @boldriders.

Tak cuma nonton race, pemenang juga akan diajak menjelajahi VIP experience seperti mengunjungi VIP dan paddock access, hingga mampir ke tempat-tempat kental budaya motor di Jepang seperti Ricoland Tokyo, Daikoku Parking Area, dan Bratstyle Workshop & Cafe.

Yuk, buruan tuangkan kreativitas kamu lewat desain livery motor ala Gresini Racing dan raih kesempatan menyaksikan langsung MotoGP Jepang bersama Bold Riders!

Ingin lebih dekat dengan dunia motorsport? Jangan lupa juga bergabung bersama Bold Riders, official sponsor Gresini Racing Team di MotoGP sekaligus komunitas motor multi-genre terbesar di Indonesia.

Melalui komunitas ini, para rider bisa saling terhubung, riding bersama, hingga mengikuti berbagai aktivitas seru bersama sesama pecinta otomotif. Pastikan juga sudah follow Instagram Bold Riders agar tidak ketinggalan update seputar MotoGP, konten menarik, serta informasi event otomotif lainnya.

Bold Riders, Spirit of Brotherhood! (**)

GIANYAR, MP –  Kapten Persib Bandung, Adam Alis, memilih melihat kiprah Maung Bandung di Piala Presiden 2026 dari sisi positif. Meski gagal mengangkat trofi setelah kalah 5-6 dalam drama adu penalti melawan Persebaya Surabaya di partai final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8), Adam menilai perjuangan seluruh pemain layak mendapat apresiasi.

Gelandang bernomor punggung 18 itu menegaskan tidak ada rasa kecewa yang berlebihan atas hasil akhir turnamen. Baginya, keberhasilan Persib melangkah hingga final sudah menjadi pencapaian yang patut dibanggakan, mengingat tim menjalani persiapan yang relatif singkat dan belum tampil dengan kekuatan penuh.

Menurut Adam, seluruh pemain telah memperlihatkan semangat juang tinggi sejak fase grup hingga partai final. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa skuad asuhan Igor Tolic memiliki mentalitas yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Selamat buat Persebaya yang sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini,” ujar Adam Alis seusai pertandingan.

Perjalanan Persib Jadi Modal Berharga

Sepanjang Piala Presiden 2026, Persib tampil meyakinkan dengan menyapu bersih tiga pertandingan di fase grup sebelum menyingkirkan rival klasik Persija Jakarta di babak semifinal.

Dalam turnamen pramusim tersebut, pelatih Igor Tolic juga memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda dan wajah baru untuk menunjukkan kualitasnya. Meski masih membangun chemistry antarpemain, Maung Bandung tetap mampu bersaing hingga partai puncak.

Adam menilai perjalanan tersebut menjadi fondasi penting bagi PERSIB dalam menyambut musim kompetisi 2026/27. Selain meningkatkan kekompakan tim, pengalaman menghadapi pertandingan berintensitas tinggi diyakini akan membantu para pemain menghadapi tantangan yang lebih besar di kompetisi resmi.

Ia optimistis perkembangan yang ditunjukkan tim selama Piala Presiden akan menjadi modal positif untuk tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.

Fokus Hadapi Kompetisi Asia dan Super League

Usai menuntaskan Piala Presiden 2026, PERSIB kini langsung mengalihkan fokus ke agenda yang lebih penting, yakni babak play-off AFC Champions League Two dan kompetisi Super League 2026/27.

Adam memastikan seluruh pemain akan segera kembali bekerja keras demi mempersiapkan diri menghadapi jadwal padat di awal musim. Menurutnya, target utama saat ini adalah membawa PERSIB tampil maksimal di level domestik maupun kompetisi Asia.

“Kita fokus ke depan lagi untuk ACL dan Liga. Sampai bertemu di Liga,” pungkas Adam.

Meski harus puas finis sebagai runner-up di Piala Presiden 2026, PERSIB membawa pulang banyak pelajaran berharga. Performa yang terus berkembang, munculnya pemain-pemain muda potensial, serta kekompakan tim menjadi bekal penting bagi Maung Bandung untuk menatap musim baru dengan optimisme tinggi.(**)

JAKARTA, MP – HRI Management membuka lembaran baru dengan merekrut Ananda Zayn Neymar. Pebalap berusia 14 tahun bakal jadi jagoan ITCR 1500 dengan Honda City Hatchback.

Langkah ini menjadi bagian dari proses panjang Zayn dalam mengembangkan kemampuannya di dunia balap. Lahir di Makassar, 16 April 2012, Zayn masih menjalani pendidikan di tingkat SMP di Metro School.

Di tengah aktivitas sekolahnya, ketertarikannya terhadap otomotif terus membawanya semakin dekat dengan dunia balap. Kemampuannya akhirnya dilirik.

Setelah menyelesaikan putaran kedua, Zayn dan Avila Bahar berbincang, yang kemudian berkembang positif. Singkat kata, Zayn akhirnya bergabung dalam program HRI Management.

“Awalnya setelah seri 2 saya diajak Avila untuk ngobrol, akhirnya sampai ke ajakan untuk masukin Neymar di project HRI. Melihat potensi Neymar dan umur yang masih muda, jadi ya kita gaskan,” ujar Zayn.

Bagi HRI Management, usia muda menjadi salah satu alasan untuk memberikan kesempatan kepada Zayn. Dengan waktu pengembangan yang masih panjang, ia diharapkan dapat belajar secara bertahap sekaligus mendapatkan pengalaman dari lingkungan balap yang lebih kompetitif.

Keberadaan HRI sebagai tim pabrikan juga dinilai dapat memberikan ruang belajar yang lebih luas. Selain pengalaman teknis dan balap, Zayn berkesempatan mendapatkan masukan dari sosok yang telah lebih dulu berkiprah di ajang touring, seperti Alvin Bahar dan Avila Bahar.

“Pastinya karena HRI ini kan tim pabrikan, jadinya pasti kita yakini bisa buat Neymar lebih berkembang ke depannya. Banyak exposure lain yang Neymar dapatkan nanti di HRI, selain ilmu balap dari Om Alvin dan Avila tentunya,” lanjutnya.

Untuk mendukung proses tersebut, HRI Management telah menyiapkan program khusus agar Zayn dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Fokusnya bukan hanya mengejar kecepatan, tetapi juga membangun pemahaman terhadap mobil, karakter lintasan, serta konsistensi dalam menjalani balapan.

“Neymar memang dapat program oleh HRI agar bisa cepat beradaptasi dan bisa jadi kencang, tentunya di bawah pegangan Avila secara langsung,” jelasnya.

Di balik keseriusannya di lintasan, Zayn tetap menjalani keseharian sebagai pelajar. Musik menjadi salah satu aktivitas yang ia gemari ketika tidak berada di lingkungan balap. Sementara di dunia motorsport, Kimi Antonelli menjadi salah satu pembalap yang diidolakannya.

Kini, fokus Zayn beralih pada proses adaptasi bersama Honda City Hatchback yang akan digunakannya di kelas ITCR 1500. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi tahap baru bagi pembalap muda ini untuk mengukur kemampuan dan menambah jam terbang di tengah persaingan balap touring nasional.

Dengan usia yang masih muda, perjalanan Zayn bersama HRI Management bukan semata tentang hasil dalam waktu singkat. Lebih dari itu, program ini menjadi kesempatan untuk membangun pengalaman, mengasah kemampuan, dan melihat sejauh mana potensinya dapat berkembang di masa mendatang.(**)

Scroll to Top