Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – Prancis vs Inggris disajikan dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Ada enam data fakta terkait laga tersebut.

Di Stadion Miami, Amerika Serikat, Prancis vs Inggris berlangsung Minggu (19/7/2026). Laga itu akan kick-off pada pukul 04.00 WIB.

Prancis kalah dari Spanyol 0-2 hingga gagal ke final Piala Dunia 2026. Sementara itu, Inggris tumbang 1-2 saat melawan Argentina. Opta mencatat ada enam data fakta dari laga itu; berikut uraiannya.

6 Data Fakta Prancis vs Inggris

1. Prancis baru kalah dua kali dalam 11 pertandingan pada tahun ini. Dalam laga lainnya, Prancis menang sembilan kali. Salah satu kekalahan Prancis ditelan dari Spanyol dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 dengan skor 0-2.

2. Inggris sudah menjalani 11 pertandingan di sepanjang tahun ini. Tim Tiga Singa menorehkan tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan. Argentina menjadi tim yang memberikan kekalahan terbaru untuk Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

3. Prancis memetik kemenangan atas Inggris pada pertemuan terakhir. Momen itu terjadi di perempatfinal Piala Dunia 2022.

Bertanding di Stadion Al Bayt, Prancis mencetak gol melalui Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud. Gol Inggris dicetak oleh Harry Kane.

4. Kylian Mbappe menjadi pemain tersubur Prancis di Piala Dunia 2026 dengan delapan gol yang sudah dibukukan. Sementara itu, Inggris memiliki Kane dan Jude Bellingham yang telah menorehkan enam gol.

5. Inggris selalu mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir di Piala Dunia 2026. Terakhir kali mereka gagal membobol gawang lawan adalah saat ditahan Ghana 0-0.

6. Inggris mencetak 10 gol dan kebobolan enam gol dalam enam laga terakhir. Sementara Prancis mampu mencatatkan 13 gol dan hanya kebobolan tiga gol dalam enam pertandingan.(**)

JAKARTA, MP – Marc Marquez mengungkap salah satu kunci kebangkitannya di MotoGP 2026. Juara bertahan itu mengaku sengaja mencari batas kemampuan motor sejak sesi latihan hari Jumat agar tak melakukan kesalahan fatal saat balapan.

Persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2026 memang berjalan sangat ketat. Lima pebalap teratas klasemen hanya dipisahkan 24 poin, sehingga konsistensi diyakini bakal menjadi penentu siapa yang keluar sebagai juara dunia di akhir musim.

Marquez menjadi salah satu pebalap dengan performa paling stabil dalam beberapa seri terakhir. Setelah menyapu bersih Sprint Race dan Grand Prix Jerman, pebalap Ducati Lenovo itu kini naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dan hanya berjarak 18 poin dari pemuncak

Kebangkitan itu terasa signifikan. Saat kembali balapan usai menjalani operasi saraf kejepit di lengan kanannya selepas MotoGP Italia di Mugello, Marquez sempat tertinggal hingga 102 poin dari puncak klasemen. Kini selisihnya tinggal 18 poin.

“Musim ini motor Aprilia melaju sangat cepat. Mereka juga terus meningkatkan levelnya,” kata Marquez, merujuk pada performa Jorge Martin, Ai Ogura, dan Marco Bezzecchi, seperti dilansir Crash.net.

Marquez kemudian menjelaskan pendekatan yang kini selalu diterapkannya sejak awal akhir pekan balapan. Strategi ini muncul setelah Marquez menjalani awal musim yang penuh frustrasi. Saat kondisi saraf di lengan kanannya masih bermasalah, ia mengaku sering terjatuh tanpa mengetahui penyebabnya.

“Saya mencoba melakukan kesalahan pada hari Jumat. Saya memulai hari Jumat dengan mengandalkan insting,” ujar pebalap asal Spanyol itu.

“Saya lebih memilih terjatuh saat itu untuk memahami di mana batasnya. Dengan begitu saya bisa bertahan saat balapan di beberapa sirkuit, seperti yang saya lakukan di Assen.”

“Pada awal musim, ketika saraf saya bermasalah, saya sering terjatuh tanpa ada peringatan. Sekarang kondisi fisik saya justru membatasi saya di beberapa area. Itu membantu saya memahami batas kemampuan,” tuturnya.

Perubahan pendekatan itu mulai membuahkan hasil. Dalam lima seri sejak Mugello, Marquez menjadi pebalap dengan perolehan poin terbanyak, yakni 133 poin. Hanya Ai Ogura yang mampu mendekatinya dengan 117 poin.

Meski begitu, Marquez mengakui paruh pertama MotoGP 2026 menjadi salah satu periode paling berat dalam kariernya. Hingga seri Jerman, ia sudah mengalami 11 kali kecelakaan, hampir menyamai total 14 crash yang dialaminya sepanjang musim 2025.

“Anda tidak bisa membayangkan betapa berat dan menegangkannya paruh pertama musim ini bagi saya,” ujar Marquez.

“Lima balapan pertama sangat sulit karena saya tidak mengerti apa yang terjadi. Saya terus terjatuh tanpa tahu penyebabnya. Saraf saya sama sekali tidak memberi peringatan.”(**)

TOKYO, MP – Para pebulu tangkis Indonesia memastikan dua tempat pada babak semifinal Japan Open 2026 setelah Putri Kusuma Wardani dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memenangi pertandingan perempat final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat (17/7).

Dari empat wakil Indonesia yang turun pada babak delapan besar, Putri KW dan Fajar/Fikri berhasil melanjutkan perjalanan. Sementara itu, langkah Alwi Farhan serta pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus terhenti.

Putri KW Bangkit dan Menang Telak 21-4

Kejutan terbesar datang dari sektor tunggal putri. Putri Kusuma Wardani menyingkirkan unggulan kedua asal Tiongkok, Wang Zhi Yi, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 9-21, 21-17, dan 21-4.

Putri sempat kesulitan menghadapi tekanan dan kualitas pengembalian Wang pada gim pembuka. Pemain unggulan keenam tersebut tertinggal jauh sebelum menyerahkan gim pertama dengan skor 9-21.

Permainan Putri berubah pada gim kedua. Ia mulai lebih berani meningkatkan tempo, memperpanjang reli, dan menjaga konsentrasi ketika Wang mencoba mengambil kendali pertandingan. Putri merebut gim kedua 21-17 dan membawa duel menuju gim penentuan.

Momentum itu tidak terputus. Putri mendominasi gim ketiga melalui pertahanan yang rapat dan serangan lebih terukur. Wang hanya mampu mengumpulkan empat poin sebelum Putri menutup pertandingan dengan kemenangan telak 21-4.

Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Putri atas Wang dalam delapan pertemuan. Pada tujuh pertemuan sebelumnya, Putri selalu gagal menaklukkan pemain papan atas Tiongkok tersebut.

Putri selanjutnya akan menghadapi wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi, pada semifinal Sabtu, 18 Juli 2026. Laga itu akan menjadi ujian berikutnya bagi Putri setelah melewati salah satu kemenangan terpenting dalam perjalanannya di turnamen level BWF World Tour Super 750.

Fajar/Fikri Atasi Awal Sulit

Tiket semifinal kedua diperoleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Unggulan kedua tersebut mengalahkan pebulu tangkis ganda putra Inggris Ben Lane/Sean Vendy dalam dua gim langsung, 22-20 dan 21-13.

Fajar/Fikri tidak memperoleh kemenangan dengan mudah. Mereka sempat tertinggal 6-11 pada interval gim pertama karena Lane/Vendy mampu bermain cepat dan konsisten dalam mengarahkan bola ke area belakang lapangan.

Selepas interval, pasangan Indonesia mengubah pola permainan. Fajar/Fikri tampil lebih agresif, mempercepat tempo, dan berani mengambil inisiatif serangan. Perubahan tersebut membawa mereka menyamakan kedudukan sebelum merebut gim pertama dengan skor ketat 22-20.

Pada gim kedua, kendali pertandingan semakin jelas berada di tangan Fajar/Fikri. Tekanan yang lebih konsisten membuat Lane/Vendy kesulitan mengembangkan permainan. Pasangan Indonesia akhirnya menutup gim kedua 21-13 dan mengamankan tiket empat besar.

Selanjutnya, Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di semifinal. Pertemuan tersebut sekaligus membuka peluang revans setelah mereka kalah tipis dari Hoki/Kobayashi pada final Denmark Open 2025.

Perjuangan Alwi Farhan Berakhir dalam Tiga Gim

Alwi Farhan gagal mengikuti langkah Putri KW dan Fajar/Fikri setelah kalah dari tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka.

Alwi memberikan perlawanan sengit selama tiga gim, tetapi akhirnya harus mengakui keunggulan Naraoka dengan skor 18-21, 22-20, dan 18-21.

Setelah kehilangan gim pertama, Alwi mampu bertahan dalam duel panjang pada gim kedua. Ia merebut gim tersebut 22-20 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Persaingan kembali berjalan ketat pada gim ketiga. Namun, Alwi mulai mengalami kram pada bagian paha ketika berusaha mengimbangi permainan Naraoka yang mendapat dukungan publik tuan rumah. Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan Naraoka 21-18.

Meski terhenti, perjalanan Alwi di Tokyo tetap meninggalkan catatan positif. Sebelum mencapai perempat final, ia berhasil menyingkirkan dua pemain kuat, Kenta Nishimoto dan unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier.

Ana/Trias Terhenti di Tangan Pasangan Taiwan

Hasil kurang memuaskan juga diterima Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Pasangan ganda putri yang dikenal sebagai Ana/Trias itu kalah dari wakil Taiwan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun dengan skor 18-21 dan 15-21.

Ana/Trias sebenarnya mampu memberikan perlawanan pada gim pertama. Akan tetapi, sejumlah kesalahan sendiri dan pengembalian bola yang kurang sempurna membuat pasangan Taiwan lebih leluasa mengambil kendali.

Situasi serupa terjadi pada gim kedua. Hsu/Lin bermain lebih stabil, sedangkan Ana/Trias kesulitan menjaga kualitas pukulan. Pasangan Indonesia akhirnya menyerah 15-21 dan harus mengakhiri perjuangan di babak delapan besar.

Setelah Japan Open, Ana/Trias akan mengalihkan perhatian menuju China Open yang menjadi agenda berikutnya dalam rangkaian BWF World Tour.

Hasil Wakil Indonesia di Perempat Final Japan Open 2026

Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani vs Wang Zhi Yi: 9-21, 21-17, 21-4.

Tunggal putra
Alwi Farhan vs Kodai Naraoka: 18-21, 22-20, 18-21.

Ganda putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Ben Lane/Sean Vendy: 22-20, 21-13.

Ganda putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun: 18-21, 15-21.(**)

TOKYO, MP – Zaki Ubaidillah mengaku belajar banyak dari pertemuannya dengan Anders Antonsen di Japan Open 2026. Walau kalah, ia cukup senang dengan debutnya di turnamen Super 750 ini.

Ubed, sapaan karibnya, kalah dua gim langsung dari Antonsen dengan skor 12-21, 19-21 dalam laga 16 besar di Tokyo, Kamis (16/7). Melawan unggulan ketiga asal Denmark itu, ia mampu mengimbangi meski tetap gagal menang.

“Di gim pertama tadi masih cukup kebingungan, masih tertekan dengan temponya dia. Di gim kedua pelan-pelan saya sudah mulai tahu cara mainnya dan bola-bolanya dia sudah saya jaga juga,” kata Ubed seusai laga.

“Tapi di akhir-akhir, saya terpancing dengan permainan depannya dan dia sudah bisa antisipasi permainan saya,” imbuhnya.

Atlet 19 tahun ini mengaku tak puas karena harus angkat koper lebih cepat dari Japan Open, tapi dia tetap senang bisa menjalani debut di turnamen level atas yang sudah dinanti sejak lama.

“Hari ini dengan pengalamannya, Antonsen lebih bisa dan mengerti cara bermain yang tepat. Saya banyak belajar bagaimana dia sangat rapi dan tidak mau mudah mati sendiri,” kata Ubed

“Cukup senang bisa menang di babak pertama kemarin, debut di Super 750 tapi secara hasil tentunya belum puas,” tuturnya.

Ubed, masih menunggu informasi selanjutnya untuk tampil di China Open pekan depan. Tapi ia berharap bisa main di ajang Super 1000 tersebut.

“Saya masih daftar tunggu nomor satu di China Open minggu depan, semoga bisa main tapi di sisa waktu ini saya mau persiapan lagi dengan baik,” pungkasnya. (**)

JAKARTA, MP – Francesco Bagnaia memanfaatkan jeda paruh musim MotoGP 2026 untuk menjalani operasi pada lengan kanannya. Pebalap Ducati Lenovo itu diharapkan sudah pulih dan kembali membalap di MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 7-9 Agustus mendatang.

Bagnaia menjalani operasi endoscopic fasciotomy, prosedur yang umum dikenal sebagai operasi arm pump. Operasi tersebut dilakukan pada lengan bawah kanan dan berlangsung sukses tanpa komplikasi.

Dalam pernyataan resminya, sebagaimana dilansir dari Crash.net, Ducati menjelaskan operasi dilakukan oleh tim medis yang dipimpin Profesor Luigi Tarallo di Klinik Ortopedi Policlinico di Modena, Italia.

“Operasi berjalan sukses dan tanpa komplikasi. Selama jeda musim panas MotoGP, Francesco Bagnaia kini akan menjalani program pemulihan dan rehabilitasi sesuai jadwal,” tulis Ducati.

Tim pabrikan asal Italia itu berharap Bagnaia bisa kembali turun lintasan pada MotoGP Inggris di Silverstone, bergantung pada perkembangan proses pemulihannya.

Jeda musim panas dimanfaatkan Bagnaia untuk melakukan tindakan medis setelah mengakhiri paruh pertama musim dengan finis keenam di MotoGP Jerman.

Menariknya, sepanjang musim ini Bagnaia lebih sering mengeluhkan minimnya grip motor Ducati dibandingkan masalah fisik. Meski begitu, ia tetap memutuskan menjalani operasi arm pump agar kondisinya lebih optimal saat memasuki paruh kedua musim.

Saat ini Bagnaia masih tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara MotoGP 2026. Juara dunia dua kali itu mengoleksi poin yang terpaut 65 angka dari pemuncak klasemen Jorge Martin.

MotoGP Inggris di Silverstone akan menjadi balapan pertama setelah jeda musim sekaligus kesempatan bagi Bagnaia untuk memangkas jarak dari para rivalnya dalam perebutan gelar juara dunia 2026.(**)

JAKARTA, MP – Vokalis Oasis, Liam Gallagher, akhirnya buka suara setelah Timnas Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 usai takluk 1-2 dari Argentina pada laga semifinal yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB.

Sebelumnya, Liam menjadi salah satu publik figur yang paling vokal mendukung perjalanan skuad The Three Lions. Musisi berusia 53 tahun itu bahkan sempat optimistis Inggris mampu mengangkat trofi juara dunia dan berjanji akan menyanyikan lagu ikonik Oasis, “Wonderwall”, bersama para suporter apabila Harry Kane dan kawan-kawan berhasil melaju ke final.

Namun, harapan tersebut pupus setelah Inggris yang sempat unggul lebih dulu melalui Anthony Gordon harus mengakui kebangkitan Argentina yang membalikkan keadaan lewat dua gol di babak kedua.

Tak lama setelah pertandingan usai, Liam menyampaikan reaksinya melalui akun X pribadinya. Pelantun hits “Wonderwall” itu tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan skuad Inggris yang berhasil menembus babak empat besar turnamen.

“Salut buat para pemain. Tidak ada satu pun tim yang punya hak yang dijamin Tuhan untuk menjuarai Piala Dunia,” tulis Liam Gallagher.

Liam juga memberikan ucapan selamat kepada Argentina yang sukses memastikan tempat di final untuk ketiga kalinya di era Lionel Messi sebagai kapten tim.

“Selamat untuk Argentina, tim terbaik yang akhirnya keluar sebagai juara. Saatnya melangkah ke depan. LG x,” lanjutnya.

Liam Kritik Gaya Bermain Inggris

Selain memberikan apresiasi kepada para pemain, Liam turut melontarkan kritik terhadap pendekatan permainan Timnas Inggris di bawah pelatih Thomas Tuchel.

Menurut Liam, Inggris masih terlalu mengandalkan pendekatan yang kaku dan penuh perhitungan. Ia menilai para pemain seharusnya diberi ruang lebih untuk bermain lepas dan mengembangkan insting mereka di lapangan.

Komentar tersebut muncul setelah keputusan Tuchel menarik Anthony Gordon, pencetak gol pembuka Inggris, dan menggantinya dengan Ezri Konsa. Pergantian itu dinilai membuat Inggris bermain lebih defensif hingga akhirnya kehilangan momentum dan gagal mempertahankan keunggulan.

“Inggris tidak akan menjuarai Piala Dunia sampai kita punya mental yang lebih cerdik dan tangguh. Itu juga berlaku untuk para pelatih. Sekarang semuanya sudah terlalu teknis. Biarkan anak-anak bermain lebih bebas dan mengembangkan naluri mereka di lapangan,” ujar Liam.

Sementara itu, Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026. Tim Matador memastikan tiket ke laga puncak setelah menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal yang digelar Selasa, 14 Juli 2026.(**)

ARLINGTON, MP – Spanyol berhasil melaju ke final Piala Dunia 2026. Pedro Porro ternyata tidak pernah menjadikan momen ini sebagai impian terliarnya dalam hidup.

Spanyol berhasil mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal Piala Dunia 2026. Bertanding di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, gol-gol La Roja lahir dari eksekusi penalti Mikel Oyarzabal di menit ke-22 dan situasi open play yang dibuat Pedro Porro pada menit ke-58.

Ini menjadi final kedua Spanyol dalam sejarah Piala Dunia. Spanyol pertama kali ke laga puncak di pentas dunia pada 2010 dan langsung menjadi juara.

Saking langkanya Spanyol berhasil ke final, bahkan menembus semifinal, maka menjadi wajar kalau Pedro Porro tak pernah bermimpi liar merasakan laga puncak ajang sepakbola terbesar ini.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, jujur saja, bahkan bukan dalam mimpi terliar saya,” kata Pedro Porro, yang dikutip dari situs resmi FIFA.

“Sangat senang dengan sikap tim dari awal hingga akhir. Saya pikir kami memainkan pertandingan yang hebat, kami melakukan semua yang harus kami lakukan hari ini untuk mencapai final,” sambungnya.

Spanyol nantinya berhadapan antara pemenang di laga Inggris ve Argentina. Spanyol dua kali berhadapan dengan Inggris di Piala Dunia dengan catatan satu menang dan satu kalah. Melawan Argentina di Piala Dunia, Spanyol baru satu kali bertemu dan hasilnya kalah.(**)

BOSTON, MP – Folarin Balogun mengakui keputusan penangguhan kartu merahnya di 16 besar Piala Dunia 2026 hadirkan beban besar. Ia jadi sulit fokus untuk menghadapi pertandingan.

Folarin Balogun jadi sorotan di Piala Dunia 2026 usai mendapat penangguhan kartu merah dari FIFA pada laga babak 16 besar saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di 16 besar. Ia bisa tetap bermain padahal mendapatkan kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina di 32 besar.

Penangguhan kartu merah Balogun diduga tak lepas dari intervensi dari Presiden AS, Donald Trump. Trump sempat menelepon Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait kartu merah Balogun.

Penangguhan kartu merah ini ternyata justru bikin Balogun bermain penuh beban saat melawan Belgia. Ia tampil tak sesuai harapan hingga AS harus tersingkir usai kalah 4-1 dari Belgia.

Balogun mengakui bahwa penangguhan kartu merah ini menghadirkan tekanan untuknya. Tekanan dari banyak soal keputusan kontroversial tersebut bikin penyerang AS Monaco menghantui pikirannya. Hal tersebut bikin Balogun sulit fokus untuk menghadapi laga lawan Belgia.

“Reaksi awal saya adalah senang bisa kembali ke tim, tetapi ketika saya mulai merenung, saya tahu itu akan menimbulkan banyak kontroversi, dan saya hampir bisa melihat sedikit kegugupan pada rekan-rekan setim saya, karena ini adalah sesuatu yang sangat unik,” jelas Balogun dikutip dari CBS.

“Namun, semakin dekat dengan pertandingan, saya mencoba untuk fokus sebaik mungkin, tetapi itu sulit. Banyak gangguan dari luar, dan itu sulit dihindari,” jelasnya. (**)

SACHSENRING, MP – Pedro Acosta akan bertandem dengan Marc Marquez di Ducati musim depan. Direktur Ducati Mauro Grassilli tak menyangkal, kedua pebalap mungkin saja akan cekcok.

Acosta dipastikan akan meninggalkan KTM di akhir MotoGP 2026 untuk menyeberang ke Ducati. Rider muda Spanyol itu menggantikan Francesco Bagnaia, yang hengkang ke Aprilia.

Pebalap berjuluk si Hiu ini finis keempat di klasemen akhir musim lalu, hanya di musim keduanya di kelas premier. Acosta selama ini digadang-gadang jadi bintang masa depan MotoGP, dan bertekad menantang Marquez dalam persaingan titel juara dunia dengan tunggangan yang setara.

Grassilli menyadari adanya potensi gesekan di garasi Ducati. Meski begitu, tim Borgo Panigale ini percaya diri bisa mengendalikan drama Pedro Acosta dan Marc Marquez jika terjadi nanti.

“Ya, tapi gesekan memang harus diciptakan. Seperti yang selalu dikatakan Gigi (Dall’Igna, manager team Ducati-red), dan saya setuju dengan dia soal ini — lebih baik memiliki dua pebalap yang kuat di tim, dan berusaha mengatur mereka daripada memiliki dua pebalap sebagai rival kami,” ucap Grassilli kepada saluran YouTube, ZamTube.

“Jadi, mungkin akan ada perselisihan karena mereka berdua itu sama-sama pebalap yang sangat tangguh; kami kenal betul Marc, tapi Pedro tidak begitu kenal dia, tapi mari berupaya mengatur hal itu dengan lebih baik. Mereka berdua kan sama-sama rider profesional, benar kan?”

“Kami pernah punya masalah ketika Enea (Bastianini-red) datang, sempat ada kekhawatiran akan adanya perselisihan, tapi pada akhirnya tidak ada, dengan Marc, ada kekhawatiran perselisihan, tapi nyatanya tidak ada, jadi hal ini bisa saja terjadi juga. Saya pikir, kami cukup dewasa untuk mengatasinya,” lugas Grassilli. (**)

 

JAKARTA, MP – Timnas Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Rabu (15/7) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan La Furia Roja dicetak Mikel Oyarzabal melalui titik penalti pada babak pertama dan Pedro Porro di awal babak kedua. Berkat hasil ini, Spanyol tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara dunia.

Penalti Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit-menit awal. Prancis sempat tampil agresif lewat kombinasi Kylian Mbappe, Bradley Barcola, dan Michael Olise, namun lini belakang Spanyol mampu meredam setiap ancaman.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-20 ketika Lucas Digne melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Lamine Yamal. Wasit Ivan Barton tanpa ragu menunjuk titik putih.

Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-22. Sepakan mendatarnya mengecoh Mike Maignan dan membawa Spanyol unggul 1-0.

Prancis berusaha membalas melalui Barcola dan Mbappe, tetapi sejumlah peluang gagal berbuah gol. Les Bleus juga harus kehilangan bek tengah William Saliba yang mengalami cedera dan digantikan Maxence Lacroix pada menit ke-30.

Hingga turun minum, Spanyol tetap mempertahankan keunggulan 1-0.

Pedro Porro Gandakan Keunggulan

Didier Deschamps mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Manu Kone pada awal babak kedua. Namun justru Spanyol yang kembali menghukum pertahanan Prancis.

Pada menit ke-58, Dani Olmo mengirim umpan matang kepada Pedro Porro yang muncul di dalam kotak penalti. Bek Tottenham Hotspur itu melepaskan tembakan sentuhan pertama yang bersarang di pojok kanan gawang Maignan untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut membuat Spanyol semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan, sementara Prancis dipaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Unai Simon Tembok Kokoh Spanyol

Meski tertinggal dua gol, Prancis tidak menyerah. Mbappe, Ousmane Dembele, hingga pemain pengganti Desire Doue terus menekan pertahanan Spanyol.

Peluang terbaik Les Bleus datang pada menit-menit akhir. Mbappe nyaris memperkecil kedudukan lewat tendangan bebas dari posisi berbahaya, tetapi bola melambung tipis di atas mistar.

Pada masa injury time, Dembele dua kali memperoleh peluang emas dari dalam kotak penalti. Namun, kiper Unai Simon tampil luar biasa dengan menggagalkan kedua peluang tersebut melalui penyelamatan gemilang.

Di sisi lain, Spanyol hampir menambah gol melalui Nico Williams yang melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan tipis melebar.

Spanyol Tantang Pemenang Inggris vs Argentina

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina.

Sementara itu, Prancis harus mengubur mimpi meraih gelar juara dunia setelah gagal menembus pertahanan disiplin La Furia Roja yang tampil efektif sepanjang pertandingan.

Susunan Pemain Prancis vs Spanyol

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba (Maxence Lacroix 30′), Lucas Digne (Theo Hernandez 72′); Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot (Manu Kone 46′); Ousmane Dembele, Michael Olise (Rayan Cherki 72′), Bradley Barcola (Desire Doue 57′); Kylian Mbappe.

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro (Marcos Llorente 84′), Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz (Pedri 78′); Lamine Yamal, Dani Olmo (Mikel Merino 78′), Alex Baena (Nico Williams 84′); Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 74′). (**)

Scroll to Top