SEBUKU, MP – Camat Sebuku, Fajar Budhayanto, mengingatkan kader desa dan petugas Puskesmas Pembantu (Pustu) agar tidak merekayasa data hasil pendataan masyarakat.
Akurasi informasi dari lapangan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK).
Pesan tersebut disampaikan Fajar saat menghadiri kegiatan Penyuluhan dan Pembinaan Tenaga Lini Lapangan Program KKBPK di Aula Kantor Kecamatan Sebuku, Kamis (5/11/26).
Kegiatan yang difasilitasi Puskesmas Pembeliangan bersama Pemerintah Kecamatan Sebuku itu menghadirkan Kepala Bidang P2KB Kabupaten Nunukan Wahyuddin, Kepala Puskesmas Pembeliangan dr. Hilmawan Widhiyanto, Kapolsek, Danramil, KUA, serta kader desa.
Fajar meminta kader dan petugas lapangan menyampaikan informasi sesuai kondisi masyarakat. Menurut dia, hasil pendataan yang tidak akurat dapat memengaruhi penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah.
“Kami tidak ada apa-apanya kalau tidak ada ibu-ibu atau petugas lapangan yang melakukan pendataan. Karena kami berharap informasi yang disampaikan petugas di desa benar-benar valid dan sesuai kondisi lapangan, sehingga data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak direkayasa,” tegas Fajar.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pembeliangan dr. Hilmawan Widhiyanto meminta kader desa bersama petugas Pustu memperluas edukasi kesehatan hingga tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Ulyana, S.K.M., dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, memberikan materi pembinaan Program Bangga Kencana atau KKBPK. Peserta juga mengikuti diskusi untuk membahas kendala pendataan dan pelayanan di lapangan.(**)





