NUNUKAN, MP – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan Workshop Uji Coba Pendataan Disabilitas Kabupaten Nunukan di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nunukan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat basis data penyandang disabilitas, sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan yang lebih inklusif, terutama di wilayah perbatasan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Amin, S.H.
Dalam sambutannya, Amin menegaskan bahwa verifikasi data dan pembuatan kartu bagi penyandang disabilitas bukan sekadar pekerjaan administrasi. Pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Dinas Kesehatan diharapkan memastikan akses terhadap layanan kesehatan, sementara Dinas Pendidikan membuka kesempatan pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas.
“Penyandang disabilitas bukan sekadar penerima bantuan, tetapi bagian dari masyarakat yang memiliki hak, kemampuan dan potensi untuk berkontribusi,” ujar Amin.
Pemutakhiran data dilakukan secara langsung di lokasi melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Kesehatan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan untuk melakukan skrining medis dan fungsional. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membantu pemutakhiran data kependudukan serta penerbitan atau pembaruan KTP bagi peserta yang membutuhkan.
“Jangan pernah merasa sendiri dan jangan pernah merasa dilupakan. Pemerintah hadir dan akan terus berupaya memastikan saudara-saudara mendapatkan hak dan pelayanan yang layak,” tegas Amin.
Kepada para penyandang disabilitas dan keluarga, pemerintah memastikan bahwa mereka tidak sendiri. Pemerintah akan terus berupaya memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak dan pelayanan yang layak.
Melalui upaya ini, diharapkan tercipta kesetaraan kesempatan bagi seluruh warga untuk hidup, berkembang, memperoleh pendidikan, bekerja, dan berkontribusi bagi masyarakat.(**)





