NUNUKAN, MP – Camat Nunukan Selatan, Sahaluddin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah menyusul beredarnya unggahan di media sosial yang diduga mengandung ujaran kebencian terhadap suku Dayak.
Unggahan yang beredar di Facebook tersebut memicu perhatian publik karena diduga memuat kata-kata bernada penghinaan, makian, serta kalimat provokatif yang ditujukan kepada salah satu suku di Kabupaten Nunukan. Informasi yang beredar juga menyebutkan akun tersebut diduga telah beberapa kali mengunggah konten serupa.
Menyikapi situasi tersebut, Camat Nunukan Selatan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan persatuan serta kerukunan antarwarga.
“Saya selaku Camat Nunukan Selatan mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, khususnya Lembaga Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT), TNI, Polri, Satpol PP, serta tokoh masyarakat Nunukan yang telah berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah. Berkat sinergi yang baik, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Selasa (4/08/2026).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan maupun memperkeruh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, terutama yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Mari bersama-sama mencegah berkembangnya isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. Hindari penyebaran isu SARA karena sangat sensitif dan dapat memicu konflik. Semoga kita semua tetap hidup rukun, damai, dan terhindar dari segala bentuk perpecahan,” katanya.
Sementara itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan ujaran kebencian tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan mencegah potensi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.(**)





