Korban Kedua Laka Sungai Sei Sembakung Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

NUNUKAN, MP – Operasi pencarian terhadap korban kedua kecelakaan sungai (laka sungai) di aliran Sungai Sembakung, wilayah Desa Pemukiman, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, resmi dihentikan setelah korban berhasil ditemukan pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Korban diketahui bernama Kuntakan (52), yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat insiden di aliran Sungai Sembakung. Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia sekitar 25 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan bersama oleh masyarakat dengan melibatkan personel BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), pemerintah setempat, serta warga sekitar. Jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dengan ditemukannya korban kedua tersebut, operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan sungai di Sungai Sembakung resmi dinyatakan selesai.

Komandan Pos BPBD Lumbis sekaligus Komandan Lapangan, Jamiat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, khususnya masyarakat yang turut membantu sejak hari pertama operasi berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian. Meskipun hasil yang didapat bukan yang kita harapkan, seluruh upaya telah dilakukan secara maksimal hingga akhirnya korban kedua berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian secara resmi kami hentikan,” ujar Jamiat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras atau cuaca kurang bersahabat.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sungai. Gunakan perlengkapan keselamatan apabila menggunakan perahu dan hindari menyeberang ketika debit air meningkat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi BPBD Kabupaten Nunukan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), pemerintah setempat, dan masyarakat.

BPBD Kabupaten Nunukan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi solidaritas seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses pencarian hingga operasi dinyatakan selesai. (**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top