Sosialisasi Taspen, Asisten Tekankan Pentingnya Persiapan Masa Pensiun

NUNUKAN, MP – Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Amin mendorong PT. Taspen (Persero) untuk menghadirkan layanan jemput bola atau help desk khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Nunukan. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah ASN memperoleh informasi dan mengakses layanan Taspen, mengingat jarak geografis Nunukan dengan Kota Tarakan harus ditempuh melalui jalur laut maupun udara.

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Nunukan tersebut saat membuka kegiatan Sosialisasi Program Taspen Group dan Hak bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Selasa (3/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Muh. Amin mengapresiasi inisiatif PT. Taspen Cabang Tarakan yang telah menyelenggarakan sosialisasi tersebut di Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, kegiatan ini penting agar seluruh ASN memahami hak dan kewajiban mereka, mulai dari masa aktif bekerja hingga memasuki masa purna tugas.

Ia mengingatkan, Taspen bukan sekadar lembaga yang baru dikenal ASN ketika akan memasuki masa pensiun. Namun, Taspen merupakan mitra ASN sejak diangkat menjadi aparatur negara hingga purna tugas, bahkan berkaitan dengan perlindungan hak ahli waris.

“Setiap iuran yang kita sisihkan setiap bulan bukan sekadar potongan, tetapi investasi masa depan,” ungkapnya.

Amin menjelaskan, terdapat sejumlah program perlindungan dan jaminan yang perlu dipahami ASN, di antaranya Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jaminan Kematian (JKM).

Selain itu, Taspen juga telah menghadirkan berbagai kemudahan layanan berbasis digital, seperti Taspen Care, E-Klaim, hingga Wirausaha Pintar yang dapat dimanfaatkan ASN, khususnya mereka yang akan memasuki masa purna tugas.

Menurut Amin, pemahaman terhadap berbagai program tersebut akan membantu ASN mempersiapkan masa depan secara lebih matang, sehingga masa pensiun dapat dijalani dengan tenang dan sejahtera.

Ia juga menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan baru yang harus dipersiapkan sejak dini.

“Saya ingin ASN Nunukan, terutama yang bertugas di wilayah perbatasan, bisa merencanakan pensiun dengan tenang. Pensiun bukan akhir pengabdian, tetapi awal babak baru,” tegasnya.

Amin turut meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat agar mendorong staf di lingkungan kerja masing-masing untuk mengikuti sosialisasi dengan serius. ASN juga diharapkan aktif bertanya mengenai hak pensiun, prosedur klaim, serta program-program terbaru dari Taspen Group.

Di sisi lain, ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Asisten meminta PT Taspen dapat menindaklanjutinya dengan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh ASN Nunukan.

“Kepada pihak PT Taspen, saya berharap setelah sosialisasi ini ada layanan jemput bola atau help desk khusus bagi ASN Nunukan, mengingat jarak kita dengan Tarakan yang harus ditempuh lewat laut,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap seluruh ASN semakin memahami hak dan kewajibannya serta mampu memanfaatkan berbagai program Taspen sebagai bagian dari perencanaan kesejahteraan, baik selama masa pengabdian maupun setelah memasuki masa pensiun.(*)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top