Marc Marquez: Jorge Martin Tetap Tangguh di 2027? Asal Motornya Bagus

JAKARTA, MP – Keputusan Jorge Martin menerima pinangan Yamaha dipertanyakan. Marc Marquez menilai, daya saing Martin di MotoGP 2027 akan banyak dipengaruhi oleh motornya.

Jorge Martin konsisten sebagai penantang titel juara MotoGP di tiga dari empat musim terakhir. Pebalap Spanyol finis dua besar bersama Pramac, termasuk saat merebut titel juara dunia 2024.

Setelah pindah ke Aprilia pada musim lalu, Jorge Martin memang menjalani start yang sulit karena mengalami berbagai cedera. Namun, pada akhirnya Martinator mampu kembali kompetitif di musim keduanya untuk memimpin persaingan dengan keunggulan dua poin dari Marc Marquez di klasemen MotoGP 2026.

Jorge Martin dipastikan tidak akan lanjut dengan pabrikan Italia itu selepas musim ini. Martin akan memperkuat Yamaha mulai 2027, keputusan yang menuai perdebatan. Pasalnya, tim Garpu Tala kepayahan dalam empat tahun terakhir. Bahkan Fabio Quartararo pun memilih angkat kaki setelah terafiliasi selama enam musim.

Akan tetapi, regulasi mesin (dari 1.000 cc ke 850 cc) dan supplier ban yang baru (Pirelli) digadang-gadang akan mengubah peta persaingan. Bagaimanapun, Marc Marquez yakin Jorge Martin akan setangguh musim ini jika dibekali motor Yamaha yang mumpuni.

“Bagiku, Martin itu seorang pebalap yang sangat berbakat, luar biasa,” cetus pebalap Ducati ini dilansir Motorsport. “Musim lalu juga sangat sulit untuk dia karena berbagai cedera.”

“Namun, ketika aku bergabung ke Ducati, dengan Gresini di 2024, dan punya kesempatan melihat data seluruh pebalap di motor Ducati, Martin salah satu yang paling membuatku terkesan, baik soal bagaimana dia menunggangi motor maupun apa yang bisa dia lakukan.”

“Kita akan melihatnya pada musim depan. Jika kamu punya motor yang bagus seperti yang pernah dia punya dan masih dia punya sekarang, kamu bisa melakukan banyak hal. Namun, jika tahun depan dia tidak punya motor yang bagus, tidak peduli sehebat apapun Martin, (Fabio) Quartararo, atau Marquez, kamu tak akan bisa berbuat apa-apa,” Marc Marquez mengatakan.

“Kita itu kan bergelut di olahraga di mana ada perpaduan dari motor-pebalap, pebalap-motor, tapi sekaligus kamu juga harus cerdas, egois, dan kadang-kadang mengesampingkan gengsimu untuk mencari tempat terbaik, tempat yang paling cocok untukmu. Dan ketika aku mengatakan soal mengesampingkan gengsi, maksudku adalah menerima digaji lebih rendah,” dia menambahkan.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top