Dewa United Gagal Pertahankan Keunggulan Dua Gol, Nick Kuipers Sebut Persib Beri Pelajaran Besar

BANDUNG, MP – Dewa United Banten FC gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat menghadapi Persib Bandung pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Sempat unggul 2-0 pada babak pertama, Banten Warriors akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (11/10) malam.

Dewa United tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-23 membawa tim tamu unggul sebelum Noah Sadaoui menggandakan keunggulan pada menit ke-45.

Namun, situasi berubah setelah turun minum. Persib bangkit melalui gol Balsa Sekulic pada menit ke-51, kemudian Marc Klok menyamakan kedudukan tiga menit berselang.

Bek Dewa United Nick Kuipers menilai timnya telah menjalankan strategi dengan baik pada babak pertama. Meski demikian, ia menyayangkan hilangnya konsentrasi pada awal babak kedua yang membuat Persib mampu mencetak dua gol dalam waktu singkat.

Kuipers mengaku senang bisa kembali ke Bandung, tempat ia pernah memperkuat Persib. Namun, hasil pertandingan tersebut menyisakan kekecewaan karena Dewa United gagal membawa pulang kemenangan meski sempat menguasai keunggulan.

“Pertama-tama, saya senang bisa kembali ke sini. Senang bisa berjumpa kalian lagi,” ujar Kuipers.

Menurutnya, Dewa United datang dengan persiapan dan strategi yang matang. Kualitas permainan tim juga terlihat dari keberhasilan mencetak dua gol pada babak pertama.

“Saya pikir kami datang ke sini dengan rencana dan strategi yang bagus. Kami punya tim yang berkualitas, dengan kualitas untuk menang. Saya pikir kami juga menunjukkan di babak pertama bahwa kami bermain cukup baik dan mencetak dua gol yang luar biasa,” katanya.

Kehilangan Fokus Jadi Evaluasi

Kuipers mengakui Persib meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua. Pergantian pemain dan perubahan pendekatan taktik yang dilakukan tuan rumah membuat pertandingan berjalan berbeda dibandingkan babak pertama.

Ia menilai Dewa United kehilangan fokus setelah kembali dari ruang ganti. Kondisi tersebut dimanfaatkan Persib untuk memperkecil ketertinggalan sekaligus menyamakan kedudukan.

“Namun pada akhirnya, kami tahu bahwa mereka adalah tim yang sangat kuat di babak kedua, dengan pergantian pemain, dan mereka bisa menciptakan sesuatu. Tapi ya, kami kurang fokus saat keluar dari ruang ganti, dan mereka berhasil mencetak dua gol,” tegasnya.

Pemain asal Belanda itu menekankan pentingnya menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Menurutnya, keunggulan pada babak pertama tidak akan berarti banyak jika tim gagal mempertahankan disiplin permainan setelah turun minum.

“Pada akhirnya, saya pikir ini adalah pelajaran besar bagi kami bahwa kami tidak boleh memulai babak kedua seperti itu. Kami harus lebih tajam. Tentu saja, kami mencoba dan berjuang bersama-sama di babak kedua. Saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik di bagian itu,” ujarnya.

Meski gagal meraih kemenangan, Kuipers menilai kedua tim sama-sama menunjukkan perlawanan dan memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan. Karena itu, ia menganggap hasil imbang menjadi gambaran yang cukup adil atas jalannya pertandingan.

“Namun ya, seperti yang saya bilang, ini adalah pelajaran besar dan pada akhirnya saya pikir skor 2-2 adalah hasil yang adil. Mereka memiliki beberapa peluang, dan kami juga memiliki satu peluang besar di babak kedua,” tutupnya.

Hasil tersebut membuat Dewa United mengoleksi 11 poin dan untuk sementara berada di posisi kedua klasemen, sedangkan Persib menempati peringkat kedelapan dengan tujuh poin. Bagi Dewa United, kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol menjadi pekerjaan rumah untuk meningkatkan konsistensi permainan pada pertandingan berikutnya.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top