SEBAKUNG ATULAI, MP – Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai melalui Kepala Seksi Sosial Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Soskesra) didampingi Penyuluh Keluarga Berencana (KB) melaksanakan pemantauan langsung kegiatan Posyandu Cempaka di Desa Sabuluan, Rabu (16/09/2026) kegiatan tersebut di hadiri oleh Kasi Sosek Kesra kecamatan, Penyuluh KB kecamatan, petugas Posyandu, Lansia ibu hamil dan Balita.
Kegiatan Posyandu di Desa Sabuluan mencakup beberapa sasara yakni meliputi
– Balita sebanyak 9 orang
– Lansia sebanyak 9 orang
– Ibu hamil sebanyak 1 orang
– Penyakit Tidak Menular (PTM) sasaran usia 15–59 tahun sebanyak 106 orang
Dari hasil pemantauan, ditemukan bahwa kehadiran seluruh sasaran belum mencapai 100 persen. Sebagian warga berhalangan hadir dikarenakan memiliki kegiatan yang harus dilaksanakan di luar rumah pada hari yang sama.
Kepala Seksi Soskesra kecamatan Sembakung Atulai, Safaruddin, S.E., menyampaikan:
“Kehadiran warga yang belum lengkap ini menjadi hal yang perlu kita perhatikan bersama. Kami memahami sebagian warga memiliki kegiatan di luar, namun kesehatan tidak boleh tertinggal. Kami juga menemukan beberapa kendala yang dihadapi petugas, dan hal ini akan kita bantu cari solusinya. Selain itu, pencatatan data seluruh sasaran — 9 balita, 9 lansia, 1 ibu hamil, serta 106 warga sasaran PTM — harus disusun lengkap, rapi, dan akurat, termasuk mencatat siapa yang hadir dan siapa yang berhalangan, agar dapat dipantau dan diupayakan pendataannya pada kesempatan berikutnya,” ujar Safaruddin.
Secara khusus, ia juga menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi anak serta pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG).
“Masalah gizi tidak boleh diabaikan. Di Posyandu ini bukan sekadar mencatat angka, tetapi kita pastikan anak-anak mendapat asupan bergizi seimbang. Program Makan Bergizi yang sedang berjalan ini diharapkan mendukung pertumbuhan mereka, mencegah kekurangan gizi, serta memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran warga pada kegiatan Posyandu berikutnya dapat meningkat hingga mencapai 100 persen. Pencatatan data seluruh sasaran ,9 balita, 9 lansia, 1 ibu hamil, serta 106 warga sasaran PTM dapat disusun lengkap, rapi, dan akurat. Penyuluhan kesehatan semakin jelas dan bermanfaat, serta pelaksanaan program Makan Bergizi berjalan lancar dan tepat sasaran. Sinergi antara kader, perangkat desa, bidan desa, Penyuluh KB, dan pemerintah kecamatan terus diperkuat, agar Posyandu Cempaka dapat menjadi pelayanan kesehatan yang semakin baik, teratur, dan bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat.(**)





