SEBATIK TIMUR, MP — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Islahul Ummah, Kecamatan Sebatik Timur, berlangsung semarak pada Sabtu (15/8/2026) dengan jumlah jamaah yang membludak dibandingkan tahun sebelumnya. Selain peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, acara yang mengusung tema “Meneladani Rasulullah Muhammad SAW dalam Membangun Keluarga, Masyarakat, dan Negeri” ini dirangkai dengan launching (peluncuran) program sosial Tabung Beras Masjid Islahul Ummah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, S.E., Ketua Yayasan Muslih Center Kaltara Dr. Wahyudi, Anggota DPRD Nunukan H. Andi Yakub, S.Kep., Ketua MUI, Kepala KUA, jajaran Kapolsek, Koramil 0911-02, Satgas Marinir Pam Puter, Satgas Pamtas RI–Malaysia, perangkat Desa Tanjung Harapan, majelis taklim, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, lonjakan kehadiran jamaah menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran warga dalam memakmurkan masjid serta memperkuat kepedulian sosial.
“Alhamdulillah, tahun ini jamaah yang hadir meluber dibandingkan tahun lalu. Momentum ini harus terus dijaga, tidak hanya saat peringatan Maulid, tetapi juga melalui peningkatan aktivitas keagamaan dan sosial secara berkelanjutan,” ujar Zainal.
Program Tabung Beras mengajak jamaah menyisihkan sebagian beras secara sukarela untuk disalurkan gratis kepada warga yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di sekitar kawasan masjid.
Sementara itu, Ketua Yayasan Muslih Center Kaltara, Dr. Wahyudi, S.Pd., M.Tr.(Han), menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter masyarakat dari berbagai usia.
Adapun hikmah Maulid disampaikan oleh H. Andi Yakub, S.Kep. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk merealisasikan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pengamalan sunnah dan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga.
Melalui momentum ini, Masjid Islahul Ummah diharapkan terus berkembang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan sarana penguatan solidaritas sosial di Sebatik Timur. (**)





