Bagaimana Kiprah Pereli Indonesia di AXCR 2026?

BANGKOK, MP – Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 sudah menjalankan paruh pertama kompetisi. Bagaimana kiprah pereli Indonesia Memen Harianto?

Mewakili Indonesia di ajang AXCR 2026, Memen yang mengendarai Toyota Hilux Revo mampu mempertahankan laju kompetitif sedari awal balapan, Minggu (9/8) sekaligus memperlebar keunggulannya di kelas T1G FFA bensin.

Memasuki Leg 4 yang berlangsung Kamis (13/8), Memen kembali mencatat hasil positif dengan menjadi pemenang di kelas T1G FFA bensin. Dia mengawali etape dari posisi start overall ke-11 dan menyelesaikan etape di posisi ke-13 overall pada klasemen gabungan kendaraan diesel dan bensin

Hasil tersebut menjadi puncak dari performa yang terus meningkat sejak awal reli. Pada hari pertama, Memen masih tertinggal sekitar tiga menit dari rival terdekat. Namun, situasi berubah pada hari kedua ketika ia mampu mengambil alih keunggulan sekitar satu menit.

Tekanan terus diberikan pada hari berikutnya. Keunggulannya bertambah menjadi delapan menit pada hari ketiga dan kembali melebar hingga 14 menit setelah menyelesaikan Leg 4.

“Persaingannya sangat rapat banget. Antar peserta waktunya mepet-mepet,” ujar Memen dalam rilis kepada detikSport.

Menariknya, pencapaian tersebut diraih bukan tanpa hambatan. Pada Leg 1, Memen sempat kehilangan waktu setelah wiper Toyota Hilux tidak mampu membersihkan kaca depan yang dipenuhi lumpur. Setelah menghentikan mobil, ia baru menyadari plastik pelindung pada wiper ternyata belum dilepas.

Akibat insiden tersebut, posisinya sempat dilewati 4-5 peserta.

Persoalan teknis kembali muncul pada hari kedua. CV joint kiri pada as roda depan mengalami kerusakan ketika mobil melaju di lintasan licin dan berlumpur. Kondisi tersebut bahkan membuat Hilux sempat tersangkut di area sawah selama kurang lebih 10 menit karena tidak menemukan titik winching.

Alih-alih mengendur, Memen justru mampu bangkit pada Leg 3. Berangkat dari posisi ke-23, ia berhasil memperbaiki posisi hingga finis di urutan ke-11 overall.

Karakter lintasan yang menyerupai trek sprint rally di Indonesia turut membantu gaya balap Memen. Namun, tantangan belum selesai. Pada SS3, gearbox sempat terkunci di gigi empat ketika jarak menuju finis masih sekitar 40-50 kilometer.

Memen pun harus menyelesaikan sisa etape tanpa menggunakan gigi empat hingga mencapai garis finis.

“Kalau tidak ada issue, harusnya aman. Catatan waktunya rapat banget,” katanya.

Selain masalah gearbox, sistem AC Toyota Hilux juga mengalami kendala sejak Leg 3 dan masih dalam proses perbaikan.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, Memen memilih pendekatan yang lebih terukur. Ia menyadari karakter kendaraan lawan, termasuk Suzuki Jimny, memiliki keunggulan tersendiri dalam menghadapi sejumlah kondisi lintasan.

Karena itu, strategi Memen bukan hanya mengejar waktu tercepat, tetapi juga menjaga mobil tetap berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk menyelesaikan setiap etape.

Dengan separuh perjalanan AXCR 2026 telah dilewati, Memen kini memiliki modal penting berupa keunggulan 14 menit di kelasnya. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi Toyota Hilux Revo agar bisa mencapai garis finis.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top