SEBATIK TIMUR, MP – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kecamatan Sebatik dan Sebatik Timur berlangsung semarak di Pantai Indah, Desa Tanjung Aru, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan keceriaan ini diisi dengan beragam jenis perlombaan, seperti lomba mewarnai, lomba menyusun geometri, hingga lomba kolaborasi ayah dan ibu.
Selain memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan berkreasi, agenda ini dirancang untuk melatih keberanian serta kepercayaan diri mereka. Keterlibatan aktif para orang tua juga menjadi momen penting dalam mempererat ikatan kebersamaan di dalam keluarga.
Bunda PAUD Kecamatan Sebatik Timur, Hj. Nurhaini, S.Pd., menegaskan bahwa Hari Anak Nasional harus menjadi momentum bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan dan tumbuh kembang anak.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa dan daerah. Mari kita bersama-sama memberikan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka,” ujar Nurhaini dalam sambutannya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak hanya berperan sebagai pengasuh, tetapi juga mampu menjadi sahabat bagi anak.
“Anak tidak selalu membutuhkan sesuatu yang mahal. Perhatian, waktu, kasih sayang, dan teladan nyata dari orang tua adalah kunci utama dalam membentuk karakter serta kepercayaan diri mereka,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT PPDM Sebatik, Taufik, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana positif yang mempererat sinergi antara anak, orang tua, dan tenaga pendidik.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi anak untuk belajar, bermain, dan berkreasi. Harapan kami, agenda ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tutur Taufik.
Rangkaian acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak mengikuti lomba dengan penuh semangat, didampingi dukungan hangat dari para orang tua dan jajaran pendidik PAUD se-Kecamatan Sebatik dan Sebatik Timur.
Melalui peringatan HAN ini, seluruh pihak diharapkan dapat terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ramah anak, memenuhi hak-hak anak, serta memastikan mereka tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria, kreatif, dan berakhlak mulia.
Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Anak Bahagia, Keluarga Sejahtera. (**)





