SEBATIK, MP – UPT Puskesmas Sei Taiwan menyelenggarakan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Lintas Sektor Kecamatan Sebatik mengusung tema “Pemaparan Hasil Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Program Prioritas Kesehatan (PKP), serta Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT) melalui Mobile JKN”, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sebatik, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan komitmen bersama antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sebatik, khususnya melalui penguatan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, terpadu, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sebatik, Danramil 0911-07/SB, Sekretaris Kecamatan Sebatik, Danki Brimob Sebatik, Direktur RSU Sebatik, Danpos Marinir Sungai Taiwan, Danpos Marinir Balansiku, Danpos TNI AL Sungai Taiwan, Kepala KUA Kecamatan Sebatik, Kepala Desa Balansiku, Kepala Desa Tanjung Karang, SEKDES Padaidi, SEKDES Sungai Manurung, Sebatik, Kepala UPT PPDM Sebatik, Kepala SMP Negeri 1 Sebatik, Kepala SD Negeri 002 Sebatik, Ketua TP PKK Kecamatan Sebatik, Babinsa, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Sebatik, kader Posyandu, penyuluh perikanan, serta unsur lintas sektor lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Sebatik sebagai bentuk harapan agar seluruh program kesehatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Acara secara resmi dibuka oleh Camat Sebatik, Hadriyani, S.E., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh elemen pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, lembaga pendidikan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.
Beliau berharap forum Lokakarya Mini ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi capaian program kesehatan, tetapi juga mampu menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin efektif, responsif, dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Plt. Kepala UPT Puskesmas Sei Taiwan, Hj. Astydewi Sushanty, S.K.M., memaparkan capaian pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan Program Prioritas Kesehatan (PKP) selama Triwulan II Tahun 2026. Dalam pemaparannya disampaikan berbagai indikator pelayanan kesehatan, capaian program promotif dan preventif, pelayanan ibu dan anak, penanggulangan penyakit, kesehatan lingkungan, serta berbagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang telah dilaksanakan.
Pada kesempatan tersebut juga disosialisasikan Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT) yang terhubung dengan aplikasi Mobile JKN sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan. Program ini bertujuan meningkatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi anak, memperkuat pencatatan riwayat kesehatan secara digital, serta mendukung pelayanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui forum diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Kecamatan Sebatik selaku moderator, seluruh peserta aktif menyampaikan berbagai masukan, pengalaman lapangan, serta usulan penyelesaian terhadap berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi di masing-masing wilayah. Diskusi berlangsung konstruktif dengan semangat membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Lokakarya Mini Triwulan II ini diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid, pelaksanaan program kesehatan semakin terintegrasi, serta seluruh pemangku kepentingan mampu berkolaborasi dalam mewujudkan masyarakat Kecamatan Sebatik yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (**)





